Breaking News:

Capaian SMSBunda di Grobogan Tertinggi Kedua se Indonesia

Menggembirakan, capaian layanan SMSbunda di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, menduduki peringkat tertinggi kedua se Indonesia

Penulis: puthut dwi putranto | Editor: muslimah
tribunjateng/puthut dwi putranto
FMM KIA saat memandu ibu hamil mendaftar SMSbunda di kawasan car free day di Purwodadi beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Puthut Dwi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, GROBOGAN - Menggembirakan, capaian layanan SMSbunda di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, menduduki peringkat tertinggi kedua se Indonesia.

Adapun capaian tertinggi pertama diperoleh Kabupaten Cirebon. Demikian disampaikan oleh Distict Team Leader (DTP) Emas Kabupaten Grobogan, Amirudin dalam rilis yang diterima Tribun, Selasa (10/05/2016).

Data yang diperoleh dari manajer program SMSbunda di Jakarta, Sushanty, menunjukkan bahwa pengguna layanan SMSbunda di Kabupaten Grobogan hingga akhir bulan April 2016 mencapai 19.113 orang pengguna.

Sedang Kabupaten Cirebon mencapai 23.027 orang pengguna. Capaian ini membawa Kabupaten Grobogan menduduki peringkat kedua capaian SMSbunda tertinggi se Indonesia setelah Kabupaten Cirebon.

Amiruddin menyatakan, patut diapresiasi kepada semua pihak, khususnya Dinas Kesehatan, ormas, organisasi profesi seperti IBI dan lainnya, FMM KIA, MKIA, serta jajaran Pemerintah Kabupaten hingga tingkat Desa atas segala upaya sosialisasi SMSbunda sebagai bagian edukasi langsung kepada ibu hamil dan keluarganya di Kabupatan Grobogan.

"Semoga semua ibu hamil dan ibu baduta (bayi di bawah dua tahun) terdaftar, sehingga pemahaman tentang kesehatan ibu dan anak, mulai dari kehamilan, persalinan, dan pasca persalinan, terarah pemahaman dan tindakannya ke depan dan akhirnya dapat berdampak pada penurunan kematian ibu dan bayi di Kabupaten Grobogan " kata Amiruddin.

Sementara itu, Sekretaris Forum Masyarakat Madani Peduli Kesehatan Ibu dan Anak (FMM KIA) Kabupaten Grobogan, Badiatul Muchlisin Asti, mengatakan, masuknya Grobogan ke peringkat kedua se Indonesia dalam pencapaian pengguna layanan SMSbunda, menunjukkan tingkat partisipasi dan kepedulian berbagai pihak di Kabupaten Grobogan terhadap isu kesehatan ibu dan anak cukup tinggi.

Juga kesadaran ibu hamil dan ibu baduta akan pentingnya mendapatkan informasi dan edukasi tentang kesehatan ibu dan anak juga sudah muncul.

" Kepedulian ini harus terus dipupuk. Sosialisasi SMSbunda harus terus digalakkan karena masih banyak ibu hamil dan ibu baduta di Kabupaten Grobogan yang belum terdaftar sebagai pengguna layanan SMSbunda. Semoga ini menjadi salah satu ikhtiar untuk menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Kabupaten Grobogan yang memang masih cukup tinggi, " tutur Badiatul Muchlisin Asti.

Program SMSbunda sendiri merupakan program hasil kerja sama lembaga Jhpiego dan GE Foundation. Layanan ini baru ada di kabupaten yang sudah melaksanakan program EMAS atau Expanding Maternal and Neonatal Survival, yakni sebuah program kerjasama Kementrian Kesehatan RI dan USAID dalam rangka mengurangi angka kematian ibu dan bayi baru lahir.

Di Kabupaten Grobogan, SMSbunda dilaunching oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan pada, Selasa, 28 Agustus tahun lalu di pendopo Kabuputen setempat. Untuk mendapatkan informasi kesehatan ibu dan anak lewat layanan SMSbunda ini cukup mudah. Caranya, ketik SMSbunda dan kirimkan ke nomor 08118469468, lalu ikuti panduan dari operator.

Setelah nomor pengirim terdaftar, nanti secara rutin akan mendapat kiriman informasi masalah kehamilan dan penanganan anak hingga usia dua tahun sesuai kebutuhan masing-masing pengguna. Meski sering mendapatkan kiriman informasi, namun pulsa pemilik handphone pengguna layanan tidak terpotong karena layanan ini memang gratis. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved