Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kepala BKKBN Jateng: Tingkat Kepesertaan KB di Kendal Masih 61 Persen

Kepala BKKBN Jateng: Tingkat Kepesertaan KB di Kendal Masih 61 Persen

Penulis: ponco wiyono | Editor: iswidodo
tribunjateng/dok
MIRNA ANNISA bupati Kendal 

Laporan wartawan Tribun Jateng, Ponco Wiyono

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL- Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Tengah, Mastur, mengatakan, angka keikutsertaan KB di Kendal termasuk rendah. Hal ini membuat Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) setempat harus meningkatkan pembinaan agar kesadaran ber-KB semakin tinggi. "Tingkat provinsi kepesertaan KB Jateng sudah 65 persen, tapi Kendal baru 61 persen, alias peringat delapan seprovinsi," ujarnya, Selasa (24/05/2016).

Ditemui saat peresmian Kampung KB di RW 1 Kelurahan Tunggulrejo Kecamatan Kendal, Mastur mengatakan program ini merupakan yang ke 31 di seluruh Jateng. Dipilihnya RW tersebut menurut Kepala BPPKB Diah Aning Budiarti berdasarkan rendahnya peserta KB, dan status daerah tersebut yang tergolong daerah minus.

"Dari 179 pasangan usia subur di kampung ini, yang mengikuti KB hanya 106 PUS atau 59 persen. Lainnya sebanyak 73 PUS atau 41 persen tidak mengikuti KB," demikian alasan Aning.

Pencanangan Kampung KB sendiri dilakukan oleh Bupati Kendal Mirna Annisa di halaman SDN Tunggulrejo, dan juga dihadiri oleh para pejabat Pemkab Kendal, para camat dan masyarakat Tunggulrejo. Aning menambahkan, kriteria lain berdasarkan data Kelurahan Tunggulrejo, jika di kampung RW 1 yang berjumlah 864 jiwa masih banyak yang harus dibenahi, seperti kesadaran untuk memasukkan anak-anaknya ke PAUD masih rendah, belum memiliki sekolah TK, dan kegiatan PIK remaja masih perlu pembinaan.

Hal lain juga perlu dilakukan adalah penyuluhan hukum dan perlindungan anak, penyuluhan bahaya narkoba, serta pembinaan UMKM. "Fasilitas penunjang seperti taman bermain anak juga belum ada dan pengelolaan kebersihan lingkungan juga belum memadai,"jelasnya.

Mirna sendiri berharap semua pemegang kepentingan atau instansi terkait untuk melakukan pembinaan terkait dengan kekurangan yang harus dibenahi. Khusus untuk masyarakat Tunggulrejo, Bupati Mirna berharap agar mereka peduli terhadap laju jumlah penduduk, peduli terhadap pendidikan anak dan menjaga pergaulan remaja. "Semoga ke depan kampung ini bisa meningkatkan kemandiriannya," harap Mirna. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved