Pemuka Agama Ini Gagahi Kakak Beradik, ‘Berhubungan’ di Mobil Saat Antar Sekolah
Perbuatan cabul itu dilakukan terdakwa saat mengantar sekolah atau kuliah.
TRIBUNJATENG.COM- Pemuka agama yang seyogyanya memberikan contoh kehidupan bagi umat tercoreng akibat ulah oknum pemuka agama bernama Idaman Asli Gea alias Idaman Asli Telambanua.
Pria ini tega menyetubuhi tujuh kakak beradik.
Perbuatan tak senonoh itu juga dilakukan terdakwa di tempat sepi di dalam mobil.
Hal itu menimpa FN dan FM, yang nota bene adalah kakak beradik yang ikut keluarga terdakwa.
Perbuatan cabul itu dilakukan terdakwa saat mengantar sekolah atau kuliah.
Terdakwa yang sudah beberapa kali menyetubuhi masih minta 'jatah' saat mengantarkan korban ke sekolah.
Sesuai surat dakwaan jaksa di Pengadilan Negeri Surabaya, 2 Mei 2016, kejadian itu berlangsung September 2014 sampai 2015.
Korban FN saat itu kelas 3 SMA diantar ke sekolah, hanya berdua.
Di tengah perjalanan, terdakwa mengajak korban untuk ikut meski korban menolak karena di sekolah ada ujian.
Perbuatan serupa juga dilakukan terdakwa terhadap korban MN.
Kejadian itu berlangsung sekitar September 2015 saat terdakwa mengantar kuliah di pusat kota Surabaya.
Ketika mengantar, terdakwa tidak langsung menurunkan di kampus namun menghentikan mobilnya di tempat sepi dengan kondisi mesin dan AC menyala.
Ketika minta 'jatah', terdakwa selalu mengeluarkan ancaman.
"Kamu sudah bawa jauh-jauh dari Nias dan sekolahkan kamu, kamu jangan kecewakan saya, kalau kamu kecewakan saya, saya akan berhentikan dari sekolah".
Akhirnya perbuatan yang tak selayaknya dilakukan terjadi.
Pada Oktober 2015, korban MN, FN, RS, FM, MD, dan YN saling bercerita.
RS, misalnya, bercerita bahwa payudaranya pernah dipegang-pedang dan dicium oleh terdakwa. (Tribunnews)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pemerkosaan-cabul_20150708_233810.jpg)