Mahasiswa Undip Perkenalkan Peta Fishing Ground untuk Nelayan
Mahasiswa Oseanografi Universitas Diponegoro melakukan pelatihan penentuan daerah tangkapan ikan dengan menciptakan peta pedoman fishing ground
Penulis: rival al manaf | Editor: rustam aji
Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mahasiswa Oseanografi Universitas Diponegoro melakukan pelatihan penentuan daerah tangkapan ikan dengan menciptakan peta pedoman fishing ground, di desa nelayan Mangunharjo Semarang, pada bulan April lalu.
Mereka adalah Inovasita Alifdini, Ratu Almira Kismawardhani, Argo Galih Suhadha, dan Naeli Nulaini yang tergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (PKMM) yang di danai ristekdikti tahun 2016.

Kegiatan melaut yang telah dilakukan (implementasi peta dan alat-alat pendukung).
Pembuatan peta ini dilatarbelakangi oleh pandangan mereka terhadap nelayan yang mengandalkan insting semata untuk menentukan dimana mereka akan mencari ikan. "Jika hanya mengandalkan insting, maka hasil juga tidak menentu, oleh karenna itu kami mengenalkan metode ini," terang ketua tim, Inovasita seperti tertulis dalam press release yang diterima Tribun Jateng, Rabu (8/6/2016).
Gadis yang akrab disapa Sita itu menjelaskan, peta dibuat menggunakan data citra satelit tentang suhu permukaan laut rata2 selama 20 tahun terakhir. "Selain itu, kami juga mengenalkan alat-alat seperti fish finder untuk mencari ikan, agar kelompok nelayan sasaran kami melek teknologi," tambahnya.

Peta Fishing Ground yang telah diciptakan
Setelah pengenalan tersebut, SIta mengklaim hasil tangkapan yang diperoleh dalam 1 perahu bisa mencapai 40 kilogram dalam sekali melaut. Ia berharap melalui pengenalan peta ini dapat mempermudah nelayan untuk menemukan lokasi fishing ground.
"Kedepannya, tim ini akan membuat sebuah buku berupa kumpulan peta fishing ground. Selain itu, agar project ini terus berkelanjutan, tim PKM juga akan memberikan pelatihan kepada anak-anak nelayan mengenai cara membuat peta fishing ground menggunakan citra satelit," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/undip-1_20160608_153450.jpg)