Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Mudik Lebaran 2016

Empat Ruas Tol Pejagan-Brebes Hanya untuk Kendaraan Arah Semarang

Arus lalu lintas ruas tol Pejagan-Brebes diberlakukan one way. Empat ruas jalan yang ada hanya dikhususkan bagi pengguna jalan arah Semarang.

Penulis: fajar eko nugroho | Editor: rika irawati
tribunjateng/fajar eko nugroho
Ribuan kendaraan terjebak macet mengular hingga kira-kira 20 km di jalan tol Pejagan-Brebes Timur, Minggu 3 Juli 2016. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Fajar Eko Nugroho

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Kapospam Exit tol Brebes Timur Iptu Suharti mengatakan, pihaknya memberlakukan one way di ruas tol Pejagan-Brebes Timur untuk mengurai kemacetan, Selasa (5/7/2016).

"Jadi empat lajur di ruas tol ini digunakan untuk pemudik dari arah Jakarta-semarang. Sehingga mobil dari arah sebaliknya tidak boleh masuk tol," ungkapnya.

Suharti membeberkan, jika kepadatan arus kendaraan lalu lintas yang melintasi jalur mudik di Kabupaten Brebes karena limpahan dari antrian di Tol Kanci pada Senin malam.

"Mulai pagi ini sampai sekarang kendaraan masih terpantau padat. Makanya, sitem buka tutup exit tol Pejagan-Brebes Timur masih diberlakukan secara situasional," jelasnya.

Menurut dia, pola one way diberlakukan agar bisa menarik antrian di dalam tol terurai dan arus kendaraan bisa bergerak dan tidak berhenti.

Berdasarkan pantauan dilapangan, kondisi jalur Pantura Brebes hingga Kabupaten Tegal masih diberlakukan pola contra flow (lawan arah) dini hari tadi, pola one way sempat diberlakukan di jalur tersebut untuk mengurai kemacetan di Brebes Timur.

Sedangkan di Kota Tegal, arus lalu lintas terpantau padat. Arus kendaraan dialihkan semua ke Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) yang tembus di Jalur Pantura Jalan Yos Sudarso. Kepadatan terjadi di Terminal Tegal hingga perbatasan Brebes.

Kemudian di jalur Pantura Kabupaten Tegal arus kendaraan padat merayap sepanjang lebih dari 10 KM mulai dari perbataasan Kota Tegal-Kramat-Suradadi-Padaharja.

Kecepatan kendaraan pun tidak lebih dari 20 Km/jam. Dan cenderung mengalami laju merayap hanya beberapa meter saja setiap 15 menitan.

Penyebab kemacetan di jalur pantura, salah satunya akibat seluruh SPBU yang breads di jalur Pantura masih penuh dijejali ribuan kendaraan mobil pemudik yang hingga memakan satu lajur jalan daru arah Jakarta-Semarang dan kendaraan yang antri mengular sepanjang 2 Km lebih di jalur pantura. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved