Tri Harini Harus Tempuh Ratusan Kilometer Untuk Antar Anak Sekolah ke SMPN 2 Semarang
Hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengimbau orangtua untuk mengantar anak
Penulis: rival al manaf | Editor: galih pujo asmoro
Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengimbau orangtua untuk mengantar anak masing-masing. Imbauan itu menurutnya menjadi sebuah kewajiban bagi Tri Harini Susilowati (37).
Ibu yang berprofesi sebagai guru bimbingan belajar di Blora itu rela menempuh ratusan kilometer untuk mengantar anaknya berangkat sekolah di SMPN 2 Semarang. Ia menjelaskan sudah hadir di Semarang sejak satu hari sebelumnya dan bermalam di Kota Lunpia.
"Anak saya indekos di daerah Halmahera, setelah ini saya juga balik ke Blora, mau bagaimana lagi anaknya memang ingin sekolah di sini dan alhamdulilah keterima," terang Tri Harini kepada Tribun Jateng, Senin (18/7/2016). Ia menyatakan tergerak mendengar imbauan menteri untuk mengantar anak.
"Apalagi nantinya anak saya akan ditinggal cukup jauh dan hidup sendiri, jadi harus disempatkan, setelah ini juga balik ke Blora," bebernya. Menurutnya dalam dua bulan pertama ini ia akan rutin menjenguk anaknya tiga hari sekali dan mengantarkannya ke sekolah.
Hal itu ia lakukan agar putranya Maulida Fasha Muhammad terbiasa terlebih dahulu dengan lingkungan di Semarang dan sekolahnya. Anak berusia 12 tahun itu menambahkan sudah menjadi impiannya untuk sekolah di SMPN 2 Semarang.
"Lihat di internet prestasinya banyak sekolah ini, jadi pengen aja, sudah berani kok hidup ngekos tanpa orang tua di Semarang," timpal Fasha. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/gubernur-ganjar-dan-istri-juga-mengantar-anak-berangkat-ke-sekolah_20160718_084637.jpg)