Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Gelar Jateng Bershalawat, Hindari Jalan Pahlawan Sore Ini Ditutup

Masyarakat pengguna jalan diminta menghindari kawasan Jalan Pahlawan, Simpanglima, dan sekitarnya pada Selasa (19/7) sore hingga malam.

Penulis: hermawan Endra | Editor: Catur waskito Edy
tribunjateng/dok
FOTO DOKUMEN Suasana Kota Semarang di bundaran Air Mancur jalan Pahlawan 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hermawan Endra Wijonarko

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Masyarakat pengguna jalan diminta menghindari kawasan Jalan Pahlawan, Simpanglima, dan sekitarnya pada Selasa (19/7) sore hingga malam.

Pasalnya, kawasan tersebut bakal sangat padat akibat dilaksanakannya Jateng Bershalawat di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah pukul 19.30 sampai selesai.

Kepala Biro Humas Setda Provinsi Jawa Tengah, Sinoeng N Rachmadi menyampaikan kegiatan Jateng Bershalawat dengan mengusung tema "Gayeng Syawalan untuk Jateng yang Berkemajuan" akan diikuti sekitar 10.000 orang dari seluruh kabupaten/ kota di provinsi ini.

Untuk transportasi, diperkirakan ada 300-an Bus yang digunakan. Akibatnya, Jalan Pahlawan akan ditutup untuk umum mulai pukul 17.30 sampai 23.00 WIB.

Agar tidak terlalu mengganggu arus lalu lintas, dia meminta kendaraan peserta Jateng Bershalawat dapat diparkir di kantong-kantong parkir di lokasi kegiatan. Seperti di Jalan Pahlawan, Jalan Menteri Supeno, Jalan Imam Bardjo, Stadion Tri Lomba Juang (Mugas), parkiran di kawasan Simpanglima, maupun kantong parkir PKL Batan Miroto.

"Kami juga mohon maaf kepada masyarakat Kota Semarang jika kawasan Jalan Pahlawan dan sekitarnya menjadi padat, atau bahkan berpotensi terjadi kemacetan. Untuk itu dihimbau masyarakat Kota Semarang pengguna kendaraan untuk mempersiapkan alternatif menghindari ruas jalan dari & menuju Kawasan Jalan Pahlawan & Simpanglima karena akan sangat padat," ujar Sinoeng dalam siaran pers yang diterima Tribun Jateng, Selasa (19/7).

Dijelaskan, Jateng Bershalawat merupakan media komunikasi antara Gubernur dan masyarakat, khususnya dalam menyampaikan visi dan misi dalam membangun Jawa Tengah yang sejahtera dan berdikari. Pada kegiatan tersebut juga akan dibahas mengenai launching sadar pajak oleh DPPAD Provinsi Jawa Tengah dan program kesehatan ibu dan anak oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

"Ada banyak hal yang bisa dibahas pada saat itu. Baik mengenai kemajuan pembangunan di Jawa Tengah, pertumbuhan ekonomi, infrastruktur, masalah kesehatan, dan sebagainya. Masyarakat pun dapat menyampaikan informasi, ide, maupun keluhannya langsung kepada Bapak Gubernur," jelas Birokrat muda itu.

Sebagai puncak acara, akan dilangsungkan shalawat dan pengajian yang disampaikan Ketua Umum DPW Muhammadiyah Jawa Tengah Drs H Tafsir MAg. Ulama asal Surakarta itu akan membawa masyarakat untuk lebih mendalami tentang Islam dan kemasyarakatan melalui lantunan shalawat dipadukan dengan pengajian yang serius tapi disisipi humor untuk menjalin keakraban dengan jamaahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved