Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Perampok Kuras 4 Kg Perhiasan Emas dari Brankas Toko Emas di Magelang

Perampok Kuras 4 Kg Perhiasan Emas dari Brankas Toko Emas di Magelang

Editor: iswidodo
lampost.co
Ilustrasi - perampokan 

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - Toko emas Kidang yang terletak di kawasan Pasar Rejowinangun, Kota Magelang, disatroni perampok yang menggasak hingga kurang lebih 4 kilogram emas.

Kejadian yang sempat menggegerkan para pedagang dan pegunjung pasar itu baru diketahui pada Kamis (21/7) pagi. Tak ayal, kerugian yang ditanggung pun dipastikan mencapai miliaran rupiah.

Dituturkan oleh Elsiana (65), pemilik toko emas yang beralamat di Jalan Mataram No. A14, Kota Magelang tersebut, sekilas tak ada kecurigaan apa-apa ketika ia datang untuk membuka tokonya pada kisaran pukul 08.00.

"Pintu dan gemboknya sama sekali tidak mengalami kerusakan. Tapi anehnya, gembok tidak bisa dibuka menggunakan kunci yang sehari-hari dipakai," tandasnya. Mendapati hal tersebut, Elsiana yang datang bersama suaminya, Sinung (67), tersadar kalau gembok telah diganti dengan yang baru.

Keduanya pun langsung bergegas masuk lewat pintu belakang dan histeris ketika melihat brankas berisi perhiasan telah dibobol. "Brankasnya dilas, ada sekitar 4 kilogram emas disitu," lanjut Elsiana.
Setelah kepanikan cukup mereda, keduanya lantas menghubungi Mapolsek Magelang Selatan untuk membuat laporan.

Beberapa saat kemudian, atau sekitar pukul 09.00, pihak kepolisian datang ke tempat kejadian perkara (TKP) yang langsung melakukan pengecekan dan mengumpulkan keterangan beberapa saksi.
Ketika dikonfirmasi, AKBP Edi Purwanto, Kapolres Magelang Kota, menduga kuat kejahatan ini dilakukan oleh lebih dari satu orang. "Ada yang bertugas sebagai eksekutor di dalam toko, kemudian ada juga yang melakukan pengawasan di luar toko, pelaku pun tampak sudah merencanakannya dengan matang," jelas Edi.

Waspada

Setelah peristiwa perampokan yang menimpa toko emas Kidang, di kawasan Pasar Rejowinangun, Kota Magelang, sejumlah toko lain berinisiatif untuk meningkatkan kewaspadaan sebagai langkah antisipasi terhadap ancaman serupa.

Pasalnya, tak bisa dipungkiri, di deretan dan juga seberang toko emas Kidang yang terletak di sepanjang Jalan Mataram, masih terdapat toko emas lain yang besar kemungkinan dapat menjadi sasaran kejahatan berikutnya dari para perampok yang masih berkeliaran.

Seperti penuturan Dewi Afriani (24), salah seorang pegawai toko emas Nori, yang letaknya berdekatan dengan toko emas Kidang. Ia khawatir jikalau tempatnya bekerja nanti akan mengalami kejadian serupa.
"Tentu saja kami kaget waktu tahu toko sebelah disatroni perampok.Pastinya juga khawatir, takut kalau toko-toko lainnya jadi sasaran selanjutnya," ungkap Dewi.

Untuk mengantisipasinya, pihak manajemen toko emas Nori berencana akan menambah kamera pengawas Close Circuit Television (CCTV), meski saat ini sudah terdapat delapan unit yang mengawasi toko tersebut selama 24 jam penuh.

"Pemilik toko mengatakan demikian. Tambahan kamera CCTV akan diletakkan di luar, karena selama ini memang belum ada," imbuhnya. Selain itu, warga Kecamatan Magelang Selatan tersebut juga berharap pihak kepolisian dan juga keamanan internal pasar akan meningkatkan sistem pengamanan, khususnya mengenai patroli di malam hari, yang selama ini dinilainya masih kurang. (tribun jogja/aka)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved