Najahan Musyafak Sambangi Sekolah Semesta di Gunungpati
Najahan Musyafak Sambangi Sekolah Semesta di Gunungpati Kota Semarang untuk mengecek nasionalisme di sana.
Penulis: bakti buwono budiasto | Editor: iswidodo
Laporan Tribun Jateng, Bakti Buwono
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Forum Komunikasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah bersama Kesbangpolinmas Jateng mendatangi SMP-SMA Semesta di Gunung Pati, Rabu (3/8/2016). Dipimpin langsung oleh ketua FKPT Jateng, Najahan Musyafak, mereka memeriksa kegiatan boarding school tersebut.
Najahan meminta penjelasan sejarah berdirinya SMP-SMA Semesta hingga hubungannya dengan pemerintahan Turki. Tidak hanya itu, ia juga mengecek cara mengajar dan berkeliling sekolah mengecek fasilitas.
"Setelah kami cek, sekolah ini tidak terindikasi seperti yang dituding kedutaan besar Turki. FKPT menyimpulkan tidak ada bukti objektif yang mengindikasikan, Semesta terkait gerakan anti NKRI atau sejenisnya," katanya.
Ia jelaskan, pihaknya memiliki kriteria khusus tentang gerakan yang mengarah ke radikalisme. Menurutnya, dari sisi inklusifitas sekolah Semesta sangat terbuka. Seluruh aktifitas siswa dan guru bisa disaksikan siapa saja.
Dari sisi pluralitas pun terbukti, ada nonmuslim juga sekolah di sini. Nilai-nilai nasionalisme juga dijunjung dengan adanya upacara bendera, hingga perayaan rutin hari Kemerdekaan.
Kepala SMP-SMA Semesta, Mohammad Haris berterimakasih dengan kehadiran FKPT. Menurutnya, kedatangan kepanjangan tangan BNPT itu mengangkat semangat para pengajar.
Dalam keterangannya menjelaskan bahwa sekolahnya berdiri sejak 1999. Sejak awal berdiri pihaknya sudah menganut bilingual teaching yang menginspirasi sekolah rintisan bertaraf Internasional kala itu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/najahan-musyafak-sambangi-sekolah-semesta-di-gunungpati_20160803_204053.jpg)