Rabu, 20 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

BERHATI MULIA, Pasutri Ini 16 Tahun Mengunyahkan Makanan Suapi Bocah Lumpuh

BERHATI MULIA, Pasutri Ini 16 Tahun Mengunyahkan Makanan Suapi Bocah Lumpuh

Tayang:
Penulis: Widha Kumalasari | Editor: iswidodo
the sun
BERHATI MULIA, Pasutri Ini 16 Tahun Mengunyahkan Makanan Suapi Bocah Lumpuh 

TRIBUNJATENG.COM - Sungguh mulia apa yang dilakukan oleh pasangan suami istri ini. Wanita bernama Li Huanme dan suaminya, Zhao Yuchun asal Shanxi, China mendedikasikan hidupnya untuk mengangkat anak cacat yang terlantar.

Li Huanme menemukan anak lumpuh tersebut 16 tahun silam di lorong rumah sakit di Shanxi, China. Ia menemukan putri itu yang kemudian diketahui bernama Likun. Saat itu Li Huanme bekerja sebagai tukang bersih-bersih. Khawatir bayi kecil itu akan mati, Li Huanme akhirnya mengambil Likun untuk dibawa ke rumah.

Likun menderita Celebral Palsy yakni suatu keadaan yan ditandai dengan buruknya pengendalian otot, kekakuan, kelumpuhan dan gangguan fungsi saraf lainnya. Sudah 16 tahun dirawat oleh pasutri itu, kondisi Likun masih lumpuh.

Li dan Zhao memberi makan Likun dengan mengunyah makanan panas dan memindahkannya dari mulut mereka sendiri ke mulut Likun. Likun makan tiga kali sehari dengan durasi waktu dua jam dalam sekali makan. Meski butuh waktu lama hanya untuk menyuapi Likun, namun pasutri itu tetap setia dan sabar menanganinya. Mereka tidak meninggalkan putri yang diadopsinya itu sebelum selesai dalam menyuapinya.

"Dia memiliki kesulitan menelan makanan dan tidak tahu bagaimana caranya makan. Jika menggunakan sendok dia akan memuntahkan makanan berulang kali. Dengan melakukan dari mulut ke mulut makanan akan tetap hangat," kata Li Huanme kepada The Sun, Kamis (18/8/2016).

Li Huanme dan suaminya merupakan seorang Buddhis. Mereka percaya bahwa ini adalah nasib mereka. Li dan Zhao sangat kasihan pada Likun. "Saya telah melakukan ini selama 16 tahun. Saya sudah mengangkat dia begitu lama dan kita memiliki hubungan yang mendalam. Jadi, saya tidak bisa membiarkan dia pergi," kata Zhao. (tribunjateng/widha kumalasari)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved