TOL SEMARANG DEMAK

Jalan Tol Semarang-Demak akan Melewati Daerah Ini, Tolong Bantu Percepat Realisasi

Jalan Tol Semarang-Demak akan Melewati Daerah Ini, Tolong Bantu Percepat Realisasi

Jalan Tol Semarang-Demak akan Melewati Daerah Ini, Tolong Bantu Percepat Realisasi
tribunjateng/putut dwi putranto/DOK
Jalan Tol Semarang-Demak akan Melewati Daerah Ini, Tolong Bantu Percepat Realisasi. FOTO DOKUMEN warga melintasi jalan di Sayung yang telah termakan banjir rob 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah membentuk tim pengadaan tanah untuk pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak. Tim sedang melakukan inventarisasi lahan yang akan dilewati jalur tol.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, meminta warga di Kota Semarang dan Kabupaten Demak yang tanahnya akan dilewati jalan tol untuk bersedia lahannya dibeli pemerintah. "Sekarang sedang proses pembebasan. Kalau Anda punya tanah yang hendak dilewati jalan tol, bantu kami percepat. Semakin cepat Anda membantu, semakin cepat (tol Semarang-Demak) terealisasi," kata Ganjar, beberapa waktu lalu.

Menurut Ganjar, sosialisasi diperlukan guna menghindari terjadinya permasalahan saat dilakukannya pembebasan lahan. Ia juga menegaskan, cepat dan lambatnya proses pembangunan bergantung pada proses pembebasan lahan.

"Sosialisasi itu bukan karena lambat, tapi itulah percepatannya agar kemudian tidak terjadi konflik-konflik yang tidak disepakati dengan masyarakat," katanya.

Pembentukan tim pengadaan tanah telah disampaikan Pemprov melalui surat pengumuman Nomor 590/0012570 Tahun 2016 tentang pengadaan tanah untuk pembangunan jalan tol Semarang-Demak. Pada surat itu, jalur ini untuk melayani tingginya mobilitas di kawasan pantai utara (pantura) Jawa.

Jalan tol Semarang-Demak juga bisa berpotensi dijadikan tanggul laut penahan rob. Keberadaannya menengok bencana air pasang yang terus terjadi di Kota Semarang, hingga meluber ke jalan nasional di wilayah Terboyo hingga Genuk.

Jalan tol Semarang-Demak membutuhkan lahan seluas 1.887.000 meter persegi. Pengerjaan dibagi menjadi dua seksi, yakni Seksi I Kota Semarang dan Seksi II Kabupaten Demak. Di Kota Semarang, jalan tol tersebut akan melewati wilayah Kecamatan Genuk, yakni Kelurahan Terboyo Wetan, Terboyo Kulon, dan Trimulyo.

Di Kabupaten Demak, empat kecamatan akan terlewati jalan tol, yaitu Kecamatan Sayung meliputi Desa Sriwulan, Bedono, Purwosari, Sidogemah, Sayung, Loireng, dan Tambakroto; Kecamatan Karangtengah meliputi Desa Batu, Wonokerto, Kedunguter, Dukun, Karangsari, Pulosari, dan Grogol; Kecamatan Wonosalam meliputi Desa Karangrejo, Wonosalam, dan Kendaldoyong; serta Kecamatan Demak di Kelurahan Kadilangu.

Pemkot Semarang akan menggelar sosialisasi rencana proyek jalan tol Semarang-Demak, 23 Agustus mendatang. Sosialiasi itu merupakan bukti bahwa proyek jalan tol tersebut akan segera terwujud. Kabid Perencanaan Bappeda Kota Semarang, M Farchan

mengatakan, dalam proyek tol tersebut Pemkot Semarang berperan membebaskan lahan.
Sementara itu, Sekda Jateng, Sri Puryono, melalui surat pengumuman tersebut menyatakan, pengadaan tanah diperkirakan mulai tahun 2016 dan selesai 2017. Sementara pelaksanaan pembangunan dimulai tahun 2017 dan selesai 2018.

POIN-POIN
Pemprov Jateng telah membentuk tim pengadaan tanah untuk proyek jalan tol Semarang-Demak
Di Kota Semarang, jalan tol tersebut akan melewati tiga kelurahan di Kecamatan Genuk
Di wilayan Kabupaten Demak, jalan tol itu melewati 17 desa dan 1 kelurahan di empat kecamatan. (tribunjateng/had)

Penulis: m nur huda
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved