Keunikan Dunia
KASIHAN! Kelainan Genetik Bikin Bocah Ini Terus Lapar dan Ini Akibatnya
Li Hang asal kota Harbin, China menderita kelainan genetik langka yang menyebabkannya lapar secara terus menerus.
Penulis: Widha Kumalasari | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM -- Makan merupakan aktivitas yang sudah pasti dilakukan oleh setiap orang.
Namun, pola makan setiap orang tentu berbeda-beda. Seperti yang dialami bocah sembilan tahun ini yang tidak bisa berhenti makan.
Dikutip dari Singapore Seen, Jumat (19/8/2016) bocah bernama Li Hang asal kota Harbin, China menderita kelainan genetik langka yang menyebabkannya lapar secara terus menerus.
Sindrome Prader Willi (PWS) yang dideritanya sejak 2012 membuat berat badan Li Hang mencapai 167 kg.
Ia berjuang melawan obesitas dan kondisi lainnya seperti perlemakan hati dan tekanan darah tinggi.
Li Hang juga mengalami ketidakstabilan emosi serta memiliki tingkat kecerdasan di bawah rata-rata yang menjadi karakteristik PWS.
Menurut Foundation for Prader Willi Research, dari 15.000 kelahiran ada satu yang menderita PWS.
PWS diakui sebagai penyebab genetik yang paling umum dari obesitas yang mengancam jiwa.
Meski dahulu Li lahir dengan berat badan 2,5 kg tapi pada usianya yang ketiga tahun berat badannya melambung hingga 167 kg.
Ia kemudian menjalani kamp diet sehingga berat badannya turun menjadi 143 kg.

Pada Maret lalu, ia telah menjalani operasi bariatrik minimal invasif untuk mengurangi ukuran perut.
Li bahkan rela menjadi penjual bunga di jalanan Harbin demi membantu membayar tagihan medis untuk berbagai perawatan yang dibutuhkan. (*)
Sumber: stomp.com.sg
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/li-hang_20160820_143825.jpg)