Tribun Campus
Luar Biasa! Mahasiswa Unsoed Ciptakan Alat Deteksi Viagra Palsu, Inilah Sistem Kerjanya
Alat deteksi dibuat dalam bentuk test strip dengan memanfaatkan beberapa reagen spesifik dalam membran selulosa.
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: Catur waskito Edy
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto
TRIBUNJATENG.COM,BANYUMAS -- Berangkat dari maraknya kasus pemalsuan obat kuat pria di masyarakat, mahasiswa Jurusan Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto menciptakan alat pendeteksi obat kuat palsu.
Berdasarkan data Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) ditemukan 45 persen tablet viagra yang beredar di pasaran adalah palsu. Pemalsuan terjadi lantaran disebabkan tingginya permintaan obat perkasa itu.
Ketua tim peneliti, Siska Khoirunnisa dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun Jateng, Senin (29/8/2016) mengatakan alat deteksi tersebut berbentuk sederhana, yakni berupa test strip.
"Alat deteksi dibuat dalam bentuk test strip dengan memanfaatkan beberapa reagen spesifik dalam membran selulosa. Tahapan penelitian ini cukup panjang di Laboratorium Kimia Farmasi Unsoed," jelas Siska.
Ia menjelaskan, test strip terdiri dari tiga bagian utama yaitu membran, reagen, dan detektor. Membran yang digunakan dalam penelitian ini yaitu cellulose paper.
Sedangkan, reagen yang digunakan yakni berbagai jenis untuk deteksi gugus fungsi dalam molekul sildenafil sitrat. Sedangkan detektor pada test strip yakni berupa perubahan warna pada tiap strip.
"Alat deteksi test strip tersebut cara penggunaannya cukup mudah, semudah penggunaan test strip kehamilan. Cukup dicelupkan dalam larutan tablet obat kuat yang telah digerus dan dilarutkan dalam air," terangnya.
Kemudian, kata dia, amati perubahan warna yang terjadi pada test strip untuk mendeteksi apakah 'pil biru' tersebut asli atau palsu.
Hasil uji performa test strip yang dilakukan selama penelitian menunjukkan bahwa reprodusibilitas dari test strip yang dibuat memberikan respon berupa perubahan warna yang konsisten.
Waktu respon dari test strip didapatkan hasil bahwa test strip yang diuji dapat memberikan respon perubahan warna dalam waktu 5 (lima) detik setelah dicelupkan dalam larutan sampel yang mengandung sildenafil sitrat.
Hal ini menunjukkan bahwa performa test strip yang dihasilkan cukup baik.
"Jika perubahan warna berlangsung cepat, artinya obat kuat itu asli karena mengandung sildenafil sitrat. Jika lambat, bisa dimungkinkan palsu," katanya.
Menurutnya, obat kuat pria yang dikenal dengan nama Viagra mengandung sildenafil sitrat yang memiliki efek memperbaiki ereksi pria.
Zat kimia itu dapat menambah waktu relaksasi otot polos penis menjadi lebih lama sehingga meningkatkan aliran darah ke korvus kavernosum yang berujung pada ereksi pria.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/mahasiswa-unsoed_20160829_212811.jpg)