Gejala Asam Lambung Mirip Sakit Jantung, Begini Cara Membedakannya

Dokter, saya mau tanya, dada saya sakit, sesak, asam lambung tinggi, muntah dan di lidah rasanya pahit. Hal itu sakit jantungnya atau asam lambung?

Gejala Asam Lambung Mirip Sakit Jantung, Begini Cara Membedakannya
TRIBUNJATENG/HERMAWAN HANDAKA
FOTO ILUSTRASI sakit perut 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Berikut ini pertanyaan pembaca kepada RS Telogorejo Semarang.

Dokter, saya mau tanya, dada saya sakit, sesak, asam lambung tinggi, muntah dan di lidah rasanya pahit. Hal itu mengindikasikan sakit jantungnya atau asam lambung?
08587555xxxx

Jawaban:

Rasa sakit dan sesak yang terjadi biasanya disebabkan ada desakan maupun tegangan di sekitar dada maupun di atas dada atau perut. Muntah dan rasa pahit di lidah disebabkan karena peningkatan asam lambung yang refluks naik melalui saluran esofagus kembali menuju ke rongga mulut sehingga menyebabkan rasa pahit pada lidah. Rasa sakit pada jantung juga akan meningkatkan asam lambung.

Disarankan melakukan pemeriksaan dasar dari tenaga medis (dokter) yang menguasai keahlian di bidang jantung, untuk menyingkirkan kelainan di jantung. Pemeriksaan itu meliputi anamnesa, wawancara perjalanan penyakit (kapan mulai dirasakan sakit, bagaimana intensitas sakitnya, bagaimana kualitas sakitnya).

Kemudian, lakukan pemeriksaan fisik lewat mendengarkan suara jantung, paru dan lambung serta bising usus. Lakukan pula pemeriksaan penunjang yang meliputi EKG (elektrokardiografi) untuk mengetahui gambar kelistrikan dari jantung dan foto rontgen dada.

Gejala sakit jantung juga kadang hampir sama sakit lambung (maag) kronis (sering terjadi berulang-hilang sementara setelah diberi obat lambung dan kemudian muncul lagi). Kondisi nyeri di bagian dada kiri di bawah tulang iga, selain dicurigai gangguan lambung, juga kadang ditemui pada orang berkelainan jantung dengan penyumbatan di pembuluh darah jantung.

Kelainan lain yang mungkin terjadi karena adanya Pleuritis atau peradangan yang terjadi pada selaput yang terdapat pada paru dan dinding dada bagian dalam yang berhubungan dengan paru. Kelainan ini bisa diketahui lewat pemeriksaan rontgen dada.

Harus segera dipastikan penyebab gejala yang Anda rasakan. Apabila hanya peningkatan asam lambung, bisa untuk mencegah pengikisan mukosa lambung yang dapat menyebabkan luka borok pada lambung yang bila sudah parah akan menyebabkan lubang di lambung dan akibatnya akan lebih parah lagi.

Bila diketahui adanya sakit jantung, dapat segera disikapi agar tidak menambah berat kerja jantung. Lebih baik mencegah daripada mengobati. (*)

Dr Antonius Sarwono Sandi SpBTKV FIHA
Rumah Sakit Telogorejo Semarang

Penulis: rival al-manaf
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved