Setelah Jebol Tembok Minimarket di Kendal, Kawanan Pencuri Lari Karena Alarm Berbunyi
M Khafid, seorang karyawan minimarket, saat itu sedang terlelap saat mendengar alarm yang terkoneksi di ponselnya berbunyi pada pukul 03.00.
Penulis: ponco wiyono | Editor: a prianggoro
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Ponco Wiyono
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Aksi kawanan pencuri di sebuah minimarket di Kendal gagal setelah alarm berbunyi. Sang pencuri melarikan diri melalui tembok sisi bangunan yang ia jebol. Tidak ada barang yang hilang dalam aksi di minimarket Jalan Raya Tlahab Kecamatan Gemuh pada Selasa (20/9/2016) pagi tersebut.
M Khafid, seorang karyawan minimarket, saat itu sedang terlelap saat mendengar alarm yang terkoneksi di ponselnya berbunyi pada pukul 03.00.
Khafid sempat mengira bila alarm berbunyi karena gerakan binatang kecil. Karyawan toko tersebut bergegas bangun dan pergi ke toko begitu alarm berbunyi hingga 30 kali. Namun ia heran, saat hendak membuka toko di pagi hari, pintu masih terkunci gerendel.
"Waktu saya tengok dinding, ternyata sudah jebol. Alarm yang terkoneksi di hape saya sebenarnya juga sempat berbunyi jam 03.00," ujarnya.
Aksi ini diduga melibatkan lebih dari satu orang, mengingat tembok toko terlalu kokoh untuk dijebol oleh satu orang. Sang karyawan kemudian melaporkan ke polisi, dan olah tempat kejadian perkara langsung digelar sesaat kemudian.
Polisi Sektor Gemuh masih melakukan penanganan kasus ini. Sementara untuk kerugian dari pihak toko hanya meliputi tembok yang rusak, sedangkan seluruh barang dagangan masih utuh tak tersentuh. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tembok-minimarket-yang-jebol_20160920_165914.jpg)