Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kisah Tragis Bocah Kakak-Adik yang Meninggal dan Kritis Tertimpa Jembatan Pasar Minggu

Total lima korban yang dibawa ke RS Siaga. Dua korban meninggal dan sudah dibawa ke RS Fatmawati.

Editor: a prianggoro
Warta Kota/Adhy Kelana
Petugas mengevakuasi jembatan penyeberangan orang (JPO) yang roboh di Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (24/9/2016). JPO ini roboh akibat hujan deras dan angin kecang, tiga orang meninggal dan satu kendaraan mini bus ringsek dalam insiden ini. 

TRIBUNJATENG.COM- Dua orang yang berstatus adik kakak menjadi korban jembatan penyeberangan orang (JPO) di Pasar Minggu, Sabtu (24/9/2016).

Keduanya bernama Aisyah Zahra (8) dan Abiyu (5). Aisyah meninggal, sementara Abiyu dalam kondisi kritis.

Direktur RS Siaga Isa An Nagib mengatakan awalnya ada dua jenazah yang dibawa ke RS Siaga di Kalibata.

Jenazah tersebut atas nama Lilis (43) dan Aisyah. Isa mengatakan keduanya sudah meninggal saat tiba di rumah sakit.

"Kemudian datang satu orang anak tanpa identitas, setelah ditelusuri ternyata dia adalah saudara dari anak yang tiba sebelumnya," ujar Isa di RS Siaga.

Belakangan baru diketahui bahwa identitas anak itu adalah Abiyu. Sesaat setelah tiba di RS Siaga, karena kondisinya yang parah, Abiyu langsung dirujuk ke RS Fatmawati.

Saat ini, jasad Lilis dan Aisyah sudah dipindah ke RS Fatmawati guna divisum.

"Penyebab kematiannya nanti akan dilakukan visum, kita tidak bisa menjawab, sekarang dibawa ke RS Fatmawati," ujar Isa.

Total lima korban yang dibawa ke RS Siaga. Dua korban meninggal dan sudah dibawa ke RS Fatmawati.

Satu korban kritis juga sudah dirujuk ke rumah sakit yang sama. Sedangkan dua korban lagi dalam kondisi luka ringan dan masih dirawat di RS Siaga.

Jembatan penyebarangan orang di Pasar Minggu ambruk pada Sabtu (24/9/2016). Belum diketahui penyebab pastinya.

"Sedang kami teliti penyebab utamanya. Ini kan ada angin kencang. Tapi seharusnya meski angin kencang, kalau konstruksi baik, itu enggak rubuh," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di lokasi.

Djarot pun menginstruksikan kepada Dinas Perhubungan DKI untuk mencari tahu penyebabnya sekaligus mengaudit pemilik papan reklame yang terpasang di jembatan penyeberangan. (Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved