Berita Regional
UPDATE Pelecehan Seksual Fakultas Teknik dan Teknologi IPB, 16 Mahasiswa Diskors 1 Semester
IPB University resmi menjatuhkan sanksi terhadap 16 mahasiswa Fakultas Teknik dan Teknologi (FTT) setelah terbukti
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
Ringkasan Berita:
- IPB University menjatuhkan sanksi skors kepada 16 mahasiswa terkait dugaan pelecehan di grup chat.
- Kasus terjadi sejak 2024 dan baru dilaporkan secara resmi pada April 2026.
- Kampus fokus pada pemulihan korban serta memperkuat sistem pencegahan ke depan.
TRIBUNJATENG.COM - Kasus dugaan pelecehan seksual di lingkungan kampus kembali menjadi perhatian publik.
IPB University resmi menjatuhkan sanksi terhadap 16 mahasiswa Fakultas Teknik dan Teknologi (FTT) setelah terbukti melanggar aturan kampus melalui aktivitas di grup chat.
Kasus ini mencuat setelah laporan resmi diterima pihak kampus pada 14 April 2026, meski peristiwa tersebut diketahui terjadi sejak tahun 2024.
Dugaan pelanggaran mencakup tindakan pelecehan seksual secara verbal terhadap mahasiswi di ruang digital.
"Peristiwa ini terjadi pada tahun 2024 dan secara resmi baru dilaporkan kepada institusi pada 14 April 2026," kata Dekan FTT IPB University, Slamet Budijanto, dalam keterangannya, Senin (20/4/2026).
Baca juga: Detik-detik Kecelakaan Honda Revo vs Mobil Brimob, Pengendara Motor Tewas Seketika
Proses Penanganan Cepat dan Pengumpulan Bukti
Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak fakultas bersama Kantor Manajemen Keamanan, Keselamatan, dan Perlindungan Kampus (KMKKPK) segera melakukan langkah investigasi.
Pelapor dipanggil pada 15 April 2026, disusul dengan pemanggilan pihak-pihak terkait sehari setelahnya untuk proses klarifikasi dan pengumpulan bukti.
"Berdasarkan proses pemeriksaan dan bukti-bukti yang ada, sebutnya, FTT kemudian menjatuhkan sanksi berupa skors selama satu semester kepada 16 mahasiswa yang terbukti terlibat, dijatuhkan pada 17 April 2026," tegasnya.
Sanksi tersebut tidak hanya sebagai bentuk penegakan disiplin, tetapi juga menjadi upaya edukatif agar kejadian serupa tidak terulang di lingkungan akademik.
Kampus Fokus pada Pemulihan Korban
Selain penindakan terhadap pelaku, IPB University juga memberikan perhatian khusus pada pemulihan korban.
Hal ini disampaikan Direktur Kerja Sama, Komunikasi dan Pemasaran IPB University, Alfian Helmi.
Upaya pemulihan mencakup pengembalian hak-hak korban, baik dari sisi akademik maupun sosial.
| Geger Oknum Polisi Digerebek Diduga Selingkuh dengan ASN, Warga Emosi Hingga Rusak Mobil |
|
|---|
| Penyebab Kades Sampurno Marahi DN hingga Digeruduk Warga dan Dibacok, Berawal Mau Pinjem Uang |
|
|---|
| Kisah Karyawan Minimarket Habiskan Rp 52 Juta yang Dicuri dari Brankas dalam 3 Jam, Lalu Jadi Buron |
|
|---|
| Penyebab Siswa Olok-olok Guru SMAN 1 Purwakarta Akhirnya Diungkap, Bu Syamsiah: Mereka Menangis |
|
|---|
| Kisah Pilu Siswa Yatim, Dibully Guru Sendiri dan Dikeluarkan dari Sekolah: Disebut Anak Siluman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260420_IPB.jpg)