Selasa, 12 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pemilik Lahan di Semarang Tidak Terima Pernyataan Dirut Sidomuncul

Lahan seluas 1.000 meter persegi itu adalah milik kliennya dan dibuktikan dengan sertifikat kepemilikan.

Tayang:
Penulis: muh radlis | Editor: a prianggoro
Tribun Jateng/Muh Radlis
Syukron Abdul Kadir 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Pemilik lahan yang berada di samping kawasan Mal Tentrem Semarang tidak terima atas pernyataan Direktur Utama PT Industri Jamu dan Farmasi Sidomuncul, J Sofyan Hidayat.

Sofyan saat itu mengatakan, untuk mengembangkan wisata khususnya museum, PT Industri Jamu dan Farmasi Sidomuncul sedang bernegosiasi dengan PT Djarum.
Negosiasi ini terkait lahan seluas 1.000 meter persegi yang berada di samping Mal Tentrem.

Kuasa hukum pemilik lahan dari kantor Advokat Ignatius Widyadharma and Associates, Syukron Abdul Kadir, mengatakan, untuk menghindari kesalah fahaman, pihaknya merasa perlu meluruskan pernyataan Sofyan.

"Pada tanggal 14 September 2016, Pak Sofyan mengatakan sedang bernegosiasi dengan PT Djarum terkait lahan di samping Mal Tentrem. Saya luruskan, lahan tersebut milik klien kami dan tidak ada kaitannya dengan PT Djarum," kata Syukron kepada Tribun Jateng, Selasa (27/9/2016).

Menurut Syukron, lahan seluas 1.000 meter persegi itu adalah milik kliennya dan dibuktikan dengan sertifikat kepemilikan.

"Klien kami punya sertifikat kepemilikan, ada buktinya dan tidak ada kaitannya dengan PT Djarum," katanya.

Syukron mengatakan, tanah itu akan digunakan oleh kliennya untuk keperluan pribadi bukan untuk bekerja sama dengan pihak PT Industri Jamu dan Farmasi Sidomuncul.

"Lahan itu bukan milik PT Djarum, peruntukannya juga akan digunakan klien kami untuk keperlian pribadi," katanya.

Sebelumnya diberitakan Tribun Jateng, pada tanggal 14 September 2016, Direktur Utama PT Industri Jamu dan Farmasi Sidomuncul, J Sofyan Hidayat mengatakan akan menghadirkan kerangka Paus Biru di atrium Mal Tentrem.

Selain menghadirkan kerangka Paus Biru, Sofyan mengatakan sedang bernegosiasi dengan PT Djarum terkait lahan di samping Mal Tentrem untuk pengembangan museum. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved