Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Begini Cara Hacker Meretas Videotron dan Menayangkan Film Porno Selama 5 Menit

Penayangan tersebut terjadi akibat sabotase alias peretasan oleh hacker

Editor: muslimah
twitter
Videotron di kawasan Jakarta Selatan yang diduga menayangkan video porno pada Jumat (30/9/2016) siang. 

TRIBUNJATENG.COM - Penayangan video porno di sebuah billboard elektronik (videotron) milik PT Transito Adiman Jati di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (30/9/2016) lalu, membuat heboh warga internet Indonesia.

Menurut Manager PT Transito Adiman Jati, Adrian Wiedarta, penayangan video porno itu terjadi bukan karena kelalaian atau kesengajaan dari pihaknya.

Penayangan tersebut terjadi akibat sabotase alias peretasan oleh hacker.

"Kami sempat deteksi, ternyata diambil alih oleh yang ngirim virus. Ada yang menyabotase, nge-hack," kata Adrian ketika dihubungi Kompas.com.

Si hacker, menurut cerita Adrian, "bekerja" dengan cara mengirimkan sebuah virus ke aplikasi yang terdapat di videotron.

Virus tersebut kemudian menyambungkan videotron ke situs web yang menampilkan video porno.

Pihak Transito tidak bisa berbuat banyak ketika hal tersebut terjadi. Pasalnya, password sistem videotron tersebut dikuasai oleh hacker.

Pada akhirnya, videotron dimatikan paksa dengan cara diputuskan sambungan listriknya.

Tayangan video porno tersebut terjadi kurang lebih selama 5 menit.

Apa motivasi si hacker?

Apa yang memotivasi hacker melakukan tindakan tersebut?

Technical Consultant PT Prosperita-ESET Indonesia Yudhi Kukuh mengatakan bahwa pembobolan sistem komputer milik Transito kemungkinan tidak dilandasi motif ekonomi.

“Sejauh ini tidak ada berita pelaku menuntut sesuatu, hanya meretas kemudian menampilkan video porno,” kata Yudhi dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTekno, Minggu (2/10/2016).

Yudhi menambahkan bahwa tindak peretasan semacam yang menimpa videotron Transito bisa terjadi akibat lemahnya sistem keamanan pada komputer yang digunakan.

Dia menyoroti perlunya dukungan antivirus dan anti-malware yang ringan untuk melindungi komputer bersangkutan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved