Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

SUCCESS STORY

Kiat Pemilik Perusahaan Jasa Platinum Jaya Logistic Gaet Klien Asia dan Eropa

Keluar dari pekerjaan dan mendirikan perusahaan bidang jasa logistik merupakan langkah berani yang diambil wanita yang akrab disapa Nina ini.

Penulis: hesty imaniar | Editor: iswidodo
TRIBUNJATENG/HERMAWAN HANDAKA
Kiat Pemilik Perusahaan Jasa Platinum Jaya Logistic Gaet Klien Asia dan Eropa 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Keluar dari pekerjaan dan mendirikan perusahaan bidang jasa logistik merupakan langkah berani yang diambil wanita yang akrab disapa Nina ini. Apa yang mendasari langkah beraninya keluar dari zona nyaman? Dan bagaimana dia mengatasi persaingan di bidang jasa itu? Berikut penuturan pemilik perusahaan Platinum Jaya Logistic Semarang Dwi Murdiyaningsih kepada wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar, di Semarang, pekan lalu.

Apa yang mendorong Anda berwirausaha?
Awalnya, saya karyawan. Tahun 2004, saya bekerja di sebuah perusahaan furniture. Empat tahun berikutnya, saya pindah ke perusahaan logistik (perusahaan jasa penyedia transportasi untuk pengiriman dan pengambilan barang, juga pergudangan). Setelah dua tahun, tepatnya 2010, saya pindah ke perusahaan logistik yang lain sebagai seorang marketing.

Melihat saya menikmati dan bisa maksimal di bidang ini, suami saya mendorong untuk membuka usaha logistik secara mandiri. Suami memang sosok paling utama yang mendukung penuh saya memiliki perusahaan. Pada dasarnya, suami memang pengusaha.

Setelah melalui pertimbangan dan persiapan matang, akhirnya saya beranikan diri mendirikan Platinum Jaya Logistic Semarang. Passion saya memang dibidang logistik sehingga. Jadi, bagaimanapun kondisinya, baik ataupun down, saya kerahkan segenap kemampuan serta tenaga mengembangkan dan mempertahankan perusahaan ini.

Mudahkan membangun Platinum Jaya Logistic Semarang?
Ide membangun perusahaan ini sudah ada sejak 2014 tetapi resmi dibuka pada 2015. Butuh persiapan matang untuk mewujudkan ide tersebut. Tak hanya mengumpulkan modal, saya juga memilih untuk lebih dulu mencari pasar. Ketika klien on hand, barulah perusahaan ini dibuat.

Kami tak hanya menangani logistik provider ekspor dan impor, tetapi juga mengerjakan in line, reserve logistics, juga project transportasi. Itu sebabnya, dibutuhkan konsentrasi dan kerja keras. Apalagi, kami bermain di bidang jasa. Mengerti kemauan klien adalah hal penting guna mencegah rasa kecewa.

Bagaimana mendapat kepercayaan klien?
Banyak klien yang datang merupakan klien lama saat saya menjadi karyawan pemasaran di perusahaan logistik. Ternyata, mereka tidak melihat perusahaan tempat saya bekerja tetapi sosok saya yang dianggap total dalam bekerja.

Saya sangat bersyukur, ketika saya memahami apa yang jadi kemauan klien dan mengerjakan secara total, mereka terus mempercayakan kebutuhan mereka kepada perusahaan kami. Bahkan, mereka merekomendasikan ke klien mereka sehingga ikut menggunakan jasa perusahaan kami.
Saat ini, kami sudah tercatat di agen perusahaan jasa logistik provider di luar negeri karena klien kami memang tak hanya datang dari Indonesia tetapi juga negara-negara di Asia bahkan Eropa.

Sistem marketing yang Anda terapkan?
Saya memegang prinsip, jujur dan total dalam memenuhi kemauan klien. Lewat penerapan prinsip ini, klien yang akan menilai. Saat kami bisa memenuhi kemauan klien hingga puas, justru mereka yang akan memromosikan kami kepada yang lain. Sistem getok tular ini menjadi cara pemasaran efektif yang kami rasakan.
Sementara, jujur menjadi kunci utama sukses. Dan saya meyakini, jujur membuat rezeki, dalam hal ini klien, terus datang. Itu sebabanya, kami selalu menyampaikan dan menjelaskan kepada klien terkait kondisi yang mungkin mereka hadapi untuk memenuhi keinginan mereka. Terakit harga, kami juga jujur sehingga mereka percaya dan mempercayakan diri ke perusahaan kami.

Tantangan apa saja yang dihadapi?
Menghadapi berbagai karakter klien menjadi tantangan tersendiri. Ternyata, daerah asal memengaruhi pola pikir mereka.
Misalnya, klien dari Jawa Tengah. Kepada mereka, saya harus benar-benar mengedukasi. Biasanya, mereka maunya terima beres, barang terkirim dan segala proses kami yang handling. Tidak mau tau perkembangan regulasi di sistem birokrasi yang harus dilalui. Padahal, jasa ini tak lepas dari sistem birokrasi yang berkembang.
Berbeda dari klien luar Jawa Tengah yang mau mendengar penjelasan tetang regulasi terbaru. Namun, dari pengalaman itu, saya dan tim malah bisa memberi yang terbaik sesuai kemauan klien.

Motivasi seperti apa yang Anda pegang?
Mengambil dari satu kalimat yang saya sukai, "greatfull, murah hati, dan be happy". Kalimat itu selalu membuat saya fokus menjalankan usaha ini.
Greatfull, dimana saya harus selalu bersyukur kepada Tuhan karena semua yang saya dapatkan di kehidupan ini berasal dari Dia. Sehingga, apapun kondisinya, saya tidak boleh lupa, 2,5 persen dari rezeki saya adalah hak orang lain. Untuk itu, penting selalu bersyukur. Apapun kondisi bisnis saya, apapun kondisi ekonomi global saat ini, saya harus bisa bersyukur.

===============================
Biodata Success Story

Dwi Murdiyaningsih
Disapa Nina
Semarang 21 Desember 1980
S1 Sastra Inggris Univeversitas 17 Agustus ( UNTAG) Semarang
Pemilik PLATINUM JAYA LOGISTIC SEMARANG
Kompas Gramedia Building 4th Floor
Jalan Menteri Supeno Nomer 28-30 Semarang – 50241
(024) 76585260 – FAX (024) 76585261
===============================

Bermurah hati, adalah kunci berikutnya sehingga saya bisa tetap menjalankan usaha ini. Kenapa? Karena bermurah hati, baik kepada tim dan klien, saya meyakini akan banyak klien yang datang ke perusahaan saya.
Be happy. Apapun yang saya lakukan harus bisa membuat orang lain senang dan diri saya bahagia. Karena, jika kita melakukan hal-hal yang kita sukai, hasilnya pun maksimal. Seperti, bidang logistik adalah hal yang saya sukai sehingga saya bisa fokus menjalani dalam suasana bahagia. (tribunjateng/cetak)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved