Mbah Riyep Kaget Talut Samping Rumahnya Longsor Menimpa Kandang Ayam
Longsor terjadi di jalan Tumpang V no 25 Rt 4 Rw 5, Kelurahan Bendan Ngisor, Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang, Kamis pagi, 6 Oktober 2016.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: iswidodo
Laporan Tribun Jateng, Rahdyan Trijoko Pamungkas
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Longsor terjadi di jalan Tumpang V no 25 Rt 4 Rw 5, Kelurahan Bendan Ngisor, Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang, Kamis pagi, 6 Oktober 2016. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa longsor tersebut.
Riyep (57) pemilik rumah mengaku kaget saat terjadi longsor. Waktu itu Riyep telah bangun dari tidurnya dan akan menjalankan ibadah salat Subuh. "Saya tahunya saat mau memberi makan ayam. Tiba-tiba kandang ayam tertimpa longsor," ujarnya.
Rumahnya tertimpa longsor namun Riyep tidak segera lapor ke Pak RT. Setelah bilang ke tetangga akhirnya Riyep yang tinggal bersama dua anaknya itu pun, didatangi tetangga untuk membantunya.
"Kemarin diundang tetangga sebelah untuk menerima lamaran. Lalu saya ditanya rumah saya ambrol. Saya bingung biaya untuk membangun rumah tidak sedikit. Pak RT dan pak RW langsung memberitahukan ke warga," terangnya.
Talut di belakang rumahnya ambrol menimpa rumah kosong milik Kasiono Rt 03/Rw 05. Talud tersebut dibangun pada tahun 2001 dengan tinggi kurang lebih 6 meter. "Kontruksi talud hanya menggunakan batu merah," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bendan-ngisor-longsor_20161007_114411.jpg)