Waspadalah! Selain Merokok dan Oral Seks Ternyata Bisa Menyebabkan Kanker Mulut
Menggunakan kondom selama seks oral tak hanya melindungi dari kehamilan tapi juga membuat kesehatan seksual Anda terjaga.
Penulis: Widha Kumalasari | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM - Tak hanya merokok yang dapat menyebabkan seseorang terkena kanker mulut dan tenggorokan.
Tetapi, oral seks juga ternyata dapat memicu kanker melalui virus Human Papillomavirus (HPV).
Kebanyakan orang dewasa beresiko tertular virus HPV dalam waktu lima tahun.
Kanker yang disebabkan virus HPV sepertiganya berada di mulut dan tenggorokan sedangkan sisanya menyerang serviks.
Dikutip dari The Sun, Jumat (21/10/2016) sebuah studi dalam Journal of Clinical Oncology 2011 menemukan bahwa jumlah kanker mulut terkait dengan HPV meningkat dari 16,3 persen menjadi 71,7 persen hanya dalam dua puluh tahun yakni antara tahun 1984 hingga 2004.
Jenis HPV yang ditemukan di mulut hampir seluruhnya menular dari oral seks. Meskipun virus HPV sangat umum tapi ada cara yang dapat melindungi diri dari tertular penyakit.
Menggunakan kondom selama seks oral tak hanya melindungi dari kehamilan tapi juga membuat kesehatan seksual Anda terjaga.
Selain itu, melakukan vaksinasi HPV bisa dilakukan sejak usia sekolah untuk melindungi virus HPV. Meskipun belum ada bukti bahwa vaksin akan melindungi terhadap kanker mulut tapi HPV juga menyerang mulut dan tenggorokan seperti kanker serviks.
Orang yang beresiko terkena kanker mulut merupakan orang yang memiliki banyak pasangan seksual. Dalam penelitian terbatu, 20 persen dari orang-orang dengan lebih dari 20 mitra seksual memiliki infeksi HPV oral.
Kanker mulut tak hanya menyerang orang-orang yang melakukan oral seks, tetapi juga perokok dan minum alkohol dalam jumlah besar. Terkena sinar matahari secara langsung yang mengenai bibir juga berisiko kanker.
Sumber: thesun.co.uk