Antisipasi Serangan, Polres Kudus Tingkatkan Keterampilan Beladiri Personel
Antisipasi Serangan, Polres Kudus Tingkatkan Keterampilan Beladiri Personel
Penulis: yayan isro roziki | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Serangan terhadap anggota Polri di Tangerang, Kamis (20/10) kemarin, mendapat perhatian serius dari pelbagai pihak. Tak terkecuali para personel polisi di Polres Kudus.
Kapolres Kudus, AKBP Andy Rifai, mengatakan pihaknya akan meningkatkan kemampuan beladiri para personel. Menurut dia, ini mutlak diperlukan guna mengantisipasi adanya serangan-serangan mendadak terhadap personel saat bertugas.
"Anggota harus menguasai teknik beladiri. Kalau anggota terlatih, setidaknya hal itu bisa mengurangi kefatalan akibat serangan yang datang mendadak saat bertugas," ucapnya, Minggu (23/10).
Di samping itu, pihaknya menginstruksikan agar saat bertugas anggota tak bergerak sendirian. Menurut dia, setiap kali bergerak setidaknya anggota Polri membawa satu orang rekan.
"Jika ada operasi tugas, minimal dua orang anggota. Ini juga akan mengurangi risiko," katanya.
Menurut dia, insiden serangan terhadap anggota Polri bukan hanya sekali ini saja. Disampaikan, para pelaku serangan rata-rata berafiliasi dengan aliran-aliran ekstrem kanan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kapolres-kudus-akbp-andy-rifai-tingkatkan-beladiri-anggotanya_20161023_122548.jpg)