Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kecelakaan Lalulintas

Angka Kecelakaan Lalulintas di Jateng Bikin Melongo, Begini Pembahasan di Hotel Grsia

Angka Kecelakaan Lalulintas di Jateng Bikin Melongo, Begini Pembahasan di Hotel Grsia, Senin (7/11/2016).

Penulis: bakti buwono budiasto | Editor: iswidodo
tribunjateng/bakti buwono
Rapat Koordinasi Dengan Instansi Terkait di Bidang Keselamatan Berlalulintas dan Lat Pra Ops Zebra 2016 di Amarta Hall Hotel Grsia, Senin (7/11/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bakti Buwono

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kabag Bin Ops Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas Polda Jateng), Kombes Pol Imam Basuki menyebut jumlah pelanggaran lalu lintas yang melibatkan usia pelajar termasuk tinggi.

Ia mengungkapkan hal itu pada Rapat Koordinasi Dengan Instansi Terkait di Bidang Keselamatan Berlalu Lintas dan Lat Pra Ops Zebra 2016 di Amarta Hall Hotel Grsia, Senin (7/11/2016).

"Profesi pelaku pelanggar lalu lintas yaitu swasta dan kedua adalah pelajar. Usianya antara 17-27 tahun yang dominan dan merupakan lulusan SLTA," ucapnya.

Ia menuturkan saat ini jumlah kendaraan meningkat, daya beli masyarakat makin tinggi.

Di sisi lain, pengawasan orangtua kurang. Orang tua justru merasa bangga anak bisa mengendarai motor sendiri.

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Jateng, Kompol Leganek mengatakan contoh kasus tersebut hanya satu dari banyak kasus pelanggaran lalu lintas.

Pihaknya sengaja mengundang berbagai instansi untuk mencari solusi menurunkan angka kecelakaan lalu lintas.

"Sekaligus persiapan operasi zebra candi yang mulai dilaksanakan mukai 17 November hingga akhir November," ujarnya.

Pada Operasi Zebra Candi 2016, pihak kepolisian fokus pada pelanggaran, administrasi kendaraan bermotor dan angkutan jalan umum.

Ia berharap para peserta bisa belajar tentang anatomi kecelakaan dan menentukan kebijakan yang bisa dilakukan.

Adapun instansi yang hadir dalam rakor antara lain lantas polres 35 kabupaten/kota di Jateng, Dishub, Dinas Bina Marga dan Jasa Raharja. Jumlah tamu undangan 361 orang.

Pakar Transportasi Unika Soegijapranata, Djoko Setijowarno menyatakan kunci penurunan kecelakaan lalu lintas berada di Kepala Daerah.

Ia menyatakan sebagian besar kepala daerah tidak pro angkutan umum.

"Karena angkutan umum tidak baik maka masyarakat cenderung naik kendaraan pribadi," jelasnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved