Breaking News
Jumat, 29 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

BREAKING NEWS : Karimun Wagon 'Test Drive' Diler Mobil di Semarang Dibawa Kabur Calon Pembeli

Ia menuturkan saat mencoba pelaku berdalih meminta persetujuan orang tuanya untuk membeli mobil itu.

Tayang:
Tribun Jateng/rahdyan trijoko pamungkas
Mobil Suzuki Karimun Wagon berwarna putih bernomor polisi H 8675 KZ dibawa kabur 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Rahdyan Trijoko Pamungkas
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG-Satu unit mobil Suzuki Karimun Wagon berwarna putih bernomor polisi H 8675 KZ dibawa kabur saat melakukan test drive di dealer Suzuki Garuda Perkasa Jalan Dr Wahidin, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Mobil tersebut akhirnya ditemukan di Jalan Muradi dalam keadaan terparkir dan terkunci. Kaca belakang mobil ditutup dengan stiker hitam.

Sales Delear Suzuki Garuda Perkasa Cabang Jalan dr Wahidin, Aris Mardiyono (40), menuturkan awalnya pelanggan akan mencoba mobil. Karena pelanggan lama, sales mobil tidak ada rasa curiga.

"Akhirnya dicoba muter-muter Semarang. Saat mencoba pelaku bersama dengan saya dan sopir dan pelanggan," ujarnya,Jumat,(11/11/2016)

Ia menuturkan saat mencoba pelaku berdalih meminta persetujuan orang tuanya untuk membeli mobil itu.

"Akhirnya nemuin ibunya di rumah sakit Karena sedang terkena stroke. Akhirnya kunci diserahkan sopir dan saya dengan pelaku untuk menemui orang tuanya. Namun saya tidak bertemu orang tuanya. Kami pulang ke dealer, "ujarnya.

Meski demikian, pelaku tetap beralasan untuk menemui orang tuanya. Mendengar alasan tersebut Aris menyarankan untuk bertemu di Masjid Baiturohman, di Kawasan Simpanglima, Kota Semarang.

"Pihak konsumen (pelaku, RED) telepon-telepon terus akhirnya dan beralasan uangnya di mal Citraland (yang letaknya hanya sekitar 50 meter dari Masjid Baiturohman). Terus kami jalan kaki ke Citraland," tuturnya.

Setelah sampai di Citraland Aris diajak di lantai tiga dan diminta untuk duduk terlebih dahulu. Pelaku beralasan akan mengambil uang terlebih dahulu.

"Pelaku juga beralasan ingin kencing. Kunci dibawa oleh pelaku. Saya tidak ngira karena sedang capek dan lelah. Setelah di toilet di cek orangnya tidak ada. Setelah itu saya cari di Baiturohman mobil sudah tidak ada,"ujarnya.

Ia menuturkan menemukan mobil tersebut dengan meminta informasi tetangga pelaku. Tetangganya juga pernah bilang bahwa pelaku telah membawa mobil Honda Brio.

"Setelah dicek dengan GPS dilacak mobilnya di pangkalan truk. Tetangga pelaku meminta untuk mencari di daerah tersebut," tuturnya.

Sampai saat ini pelaku tidak dapat dihubungi. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved