Polres Semarang Tingkatkan Patroli Keamanan di Tempat Ibadah dan Objek Wisata
Kapolres Semarang, AKBP Vincentius Thirdy Hadmiarso menyatakan wilayah Kabupaten Semarang masih aman, dan tidak ada aksi teror di tempat ibadah.
Penulis: Daniel Ari Purnomo | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Kapolres Semarang, AKBP Vincentius Thirdy Hadmiarso menyatakan wilayah Kabupaten Semarang masih aman, dan tidak ada aksi teror di tempat ibadah.
Pasca insiden penyerangan sebuah gereja di Samarinda baru-baru ini, Thirdy mengatakan Polres Semarang tidak menerima laporan adanya ancaman serupa di Kabupaten Semarang.
Menurut Thirdy, toleransi antar umat beragama di Kabupaten Semarang tergolong kuat. Meski demikian, Thirdy pun tak ingin kecolongan.
Perwira kepolisian berpangkat melati dua itu menyampaikan telah menginstruksikan ke sejumlah personel, agar meningkatkan patroli keamanan di beberapa obyek vital dan tempat ibadah.
"Kalau jumlah personel yang bertugas, semua tempat ibadah sama. Tak ada yang dibedakan," kata Thirdy usai gelar Apel Besar Kebhinnekaan Cinta Damai di halaman Mapolres Semarang, Kamis (17/11/2016).
Bupati Semarang, Mundjirin katakan, membangun jembatan lebih mudah daripada membangun akhlak moral seseorang.
"Seseorang melakukan penyerangan terhadap agama lain itu, salah satu masalahnya tidak adanya toleransi," katanya.
"Tuhan menciptakan manusia itu beda. Rupanya, jabatannya, profesinya. Tidak akan sama. Kenapa? Supaya saling tolong menolong," imbuhnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kapolres-semarang-akbp-vincentius-thirdy-hadmiarso-semarang-aman_20161117_162830.jpg)