Kapal Nelayan Juwana Itu Terbelah Setelah Ditabrak Kapal Vietnam
Masih menurut Adrianto, berdasar data pihaknya nelayan yang terdaftar hendak melaut sebanyak 40 orang.
Penulis: yayan isro roziki | Editor: a prianggoro
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Syahbanda Juwana, Adrianto, mengatakan kapal nelayan KM Mulya Jati (sebelumnya tertulis Mulya Jati), sampai terbelah usai ditabrak kapal dagang berbendera Vietnam.
"Informasi dari Polairud seperti itu. Kapal berbobbot 41 GT itu terbelah dan kemudian tenggelam," katanya, kepada Tribun Jateng melalui sambungan selular, Sabtu (19/11).
(BACA : Kapal Terbalik Setelah Ditabrak Kapal Vietnam, 15 Nelayan Juwana Hilang di Laut Jawa)
Menurut dia, informasi yang diterima pihanya kecelakaan tersebut terjadi pada Jumat (18/11) pukul 02.00 dini hari. Itu berbeda dengan informasi dari Badan Nansional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang diterima Tribun Jateng.
"Lokasi 15 mil dari pantai, kejadian Jumat kemarin," katanya.
Ditambahkan, kapal nelayan tersebut mengalami peristiwa naas saat hendak pulang dari menangkap ikan. "Kemungkinan berangkat dari Juwana Rabu atau Kamis," imbuhnya.
Masih menurut Adrianto, berdasar data pihaknya nelayan yang terdaftar hendak melaut sebanyak 40 orang. Hanya, pada akhirnya yang berangkat melaut sejumlah 27 orang.
"Mungkin ada sesuatu atau lainnya, dari 40 orang yang didaftarkkan, yang berangkat hanya 27 orang," ucap dia.
Para nelayan yang selamat, sambung dia, saat ini masih berada di Lamongan. Sementara, kapal berbendera Vietnam dan para awak kapal, akan dibawa ke Surabaya.
"Para awak kapal Vietnam tka bisa berbahasa Indonesia. Makanya, akan dibawa ke Surabaya, di sana nanti akan disiapkan penerjemah," tutur Adrianto. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pencarian-kapal-tenggelam-di-selat-bali-jumat-04032016_20160304_152342.jpg)