Tiba di Semarang, Tak Ada Penyambutan Istimewa untuk PM Belanda
Kunjungan kehormatan Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte, di Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang
Penulis: m nur huda | Editor: Catur waskito Edy
Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nur Huda
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Kunjungan kehormatan Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte, di Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, tak dilakukan dilakukan penyambutan istimewa.
Tiba di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, Selasa (22/11/2016), pukul 10.30 wib, Mark Rutte didampingi sejumlah menterinya.

Perdana Menteri Belanda Mark Rutte di sambut Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Ketua DPRD Jawa Tengah Rukma Setiabudi dan Walikota Semarang Hendrar Prihadi di Wisma Perdamaian Kota Semarang, Selasa (22/12). (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)
Ia disambut Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wakil Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko, Ketua DPRD Jateng Rukma Setiabudi.
Selain itu juga disabut oleh Pangdam IV Diponegoro, Mayjend TNI Jaswandi, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, serta sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi Jateng.
Dari perwakilan pemerintah pusat, terlihat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuldjono.
Jika saat kunjungan PM Singapura Lee Hsian Loong di tempat yang sama, disambut meriah oleh ratusan pelajar yang mengenakan pakaian adat Indonesia serta membawa dua bendera Negara disertai penampilan sejumlah kesenian tradisional.
Sementara PM Belanda hanya disambut lima orang penari yang juga menghibur para tamu dari Belanda lainnya di Wisma Perdamaian.

Perdana Menteri Belanda Mark Rutte
"Kita ini hanya upacara penyambutan saja, ucapan selamat datang dan jamuan makan siang," kata Kepala Biro Humas Sekretariat Provinsi Jateng, Sinoeng Rahmadi, di lokasi.
Saat tiba di Wisma Perdamaian, PM Belanda beserta rombongan langsung menuju ruang pertemuan untuk membicarakan mengenai kerjasama sejumlah hal dengan Pemerintah Provinsi Jateng. Pertemuan tersebut dilakukan tertutup untuk media, dan hanya diikuti oleh pejabat pemerintah terkait.
Rencananya, pertemuan antara PM Belanda dengan Gubernur Jateng akan membahas dan menyepakati sejumlah kerjasama, di antaranya kerjasama bidang pariwisata, kebudayaan, provinsi tangguh bencana, serta penanganan rob di wilayah Jateng.
"Selesai pertemuan ini, nanti PM Belanda langsung meninjau Polder Tawang Kota Semarang. Kemudian meninjau Gereja Blenduk dan seterusnya," ujar Sinoeng.
Adapun pada pertemuan ini, memeroleh pengawalan ketat dari pihak keamanan dari Kodam IV Diponegoro, dan Paspampres. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/perdana-menteri-belanda-mark-rutte_20161122_114744.jpg)