LIPUTAN KHUSUS

VIDEO Apa Nggak Sayang, Tempat Wisata Kedungombo Seindah Ini Tapi Belum Digarap

VIDEO Apa Nggak Sayang, Tempat Wisata Kedungombo Seindah Ini Tapi Belum Digarap dengan apik. Jalan berkelok masih banyak lubang

VIDEO Apa Nggak Sayang, Tempat Wisata Kedungombo Seindah Ini Tapi Belum Digarap - video-apa-nggak-sayang-tempat-wisata-kedungombo-seindah-ini-tapi-belum-digarap_20161122_203530.jpg
TRIBUNJATENG/BAKTI BUWONO
VIDEO Apa Nggak Sayang, Tempat Wisata Kedungombo Seindah Ini Tapi Belum Digarap
VIDEO Apa Nggak Sayang, Tempat Wisata Kedungombo Seindah Ini Tapi Belum Digarap - kuliner-di-waduk-kedung-ombo-grobogan_20161122_203959.jpg
tribunjateng/bakti buwono
Kuliner di Waduk Kedung Ombo Grobogan

TRIBUNJATENG.COM - Nama Kedungombo atau Kedung Ombo yang kondang saat pembangunan zaman Presiden Soeharto akan segera terkenal lagi. Waduk terbesar di Jawa Tengah yang berada di tiga kabupaten yaitu Boyolali, Sragen dan Grobogan ini akan segera naik daun jadi tempat wisata alam dan kuliner favorit jika digarap dengan apik.

Tribunjateng.com mengunjungi Kedungombo, Kamis (17/11) melalui akses Desa Rambat Kecamatan Gundih, Kabupaten Grobogan. Hanya berjarak sekitar 30 kilometer dari Kota Purwodadi. Sayang, akses jalan aspal ke lokasi ini kondisinya tidak mulus, alias banyak lubang.

Tapi jangan kecil hati, sesampai di Kedungombo akan disambut bau harum ikan bakar. Iya, satu porsi ikan nila bakar, lengkap dengan lalapan, sambal, nasi putih dan es teh manis hanya dibandrol Rp 20 ribu.

objek wisata kedungombo di grobogan belum tergarap
Objek wisata Waduk Kedungombo di Grobogan Jateng belum tergarap

Perjalanan menuju waduk Kedungombo di Desa Rambat Kecamatan Gundih, Kabupaten Grobogan tidak sulit. Jaraknya hanya sekitar 30 kilometer. Sesampainya di Kota Purwodadi, cari jalan ke arah Solo.

Sekitar 12 kilometer dari alun-alun Purwodadi arah Solo, terdapat papan petunjuk menuju Waduk Kedungombo. Arah menuju waduk sekitar 18 Km dari petunjuk papan petunjuk pertama.

Akses jalan menuju waduk sudah beraspal dan berkelok-kelok. Akses jalan melewati hutan. Mayoritas jalan masih dalam keadaan bagus. Jalan rusak hanya di beberapa titik.

pengunjung waduk kedungombo di grobogan
Pengunjung Waduk Kedungombo di Grobogan Jateng

Sesampainya di petunjuk kedua, pengunjung sudah masuk desa Rambat. Sebelum ke pintu masuk waduk, pengunjung disuguhi pemandangan bendungan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air.

Sebelum sampai ke gerbang Waduk Kedungombo terdapat pertigaan. Arah kiri merupakan pintu objek wisata Waduk Kedungombo Grobogan.

Belokan ke kanan menuju wana wisata Rumah Makan Apung yang masuk wilayah Boyolali. Di Rumah Makan Apung, selain rumah makan di atas danau terdapat juga speed boat. Tapi, akses jalan menuju rumah makan apung masih rusak.

Biaya masuk ke Obyek Wisata Waduk Kedungombo Rp 4.000 per orang. Kemudian biaya parkir mobil Rp 5.000 dan sepeda motor Rp 2.000.

Kuliner khas yang ada di Waduk Kedungombo yaitu ikan bakar. Jenis ikan yang paling banyak dijual adalah nila bakar asli Waduk Kedungombo. (tribunjateng/bakti buwono)

Penulis: bakti buwono budiasto
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved