Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Jumlah Penderita HIV/AIDS di Purbalingga Meningkat Lebih dari 100 Persen

Pada tahun 2015, jumlah penderita HIV/AIDS di Purbalingga sebanyak 28 orang.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: a prianggoro

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA- Jumlah penderita HIV/AIDS di kabupaten Purbalingga terus meningkat. Kepala Sekretariat Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Purbalingga Heny Ruslanto mengatakan, berdasarkan data dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Goeteng Tarunadibrata Purbalingga, jumlah penderita HIV/AIDS di Purbalingga pada 2016 mengalami kenaikan signifikan, lebih dari 100 persen.

Pada tahun 2015, jumlah penderita HIV/AIDS di Purbalingga sebanyak 28 orang. Ironisnya, hingga bulan November 2016, jumlah penderita HIV/AIDS di Purbalingga telah mencapai 62 orang.

Sementara total jumlah penderita HIV/AIDS di Purbalingga mulai tahun 2010 sampai dengan tahun 2016 telah mencapai 179 orang. Penyebaran penderita hampir merata di seluruh Kecamatan di Purbalingga. Dari 18 Kecamatan, kata Heny, terdapat 5 Kecamatan dengan jumlah penderita HIV/AIDS tertinggi, yakni Kecamatan Purbalingga, Padamara, Kutasari, Bobotsari dan Kejobong.

"Fakta ini menunjukkan masyarakat jadi semakin paham dan sadar akan potensi terjangkit HIV/AIDS sehingga berani memeriksakan diri. Namun disisi lain, peningkatan jumlah penderita HIV/AIDS tentu membuat kita sangat prihatin," kata Heny Ruslanto saat mengisi seminar dalam rangka peringatan hari AIDS sedunia (HAS) tingkat Kabupaten Purbalingga, di Pendapa Dipokusumo, Kamis (01/12).

Mobilitas penduduk yang kian tinggi karena efek globalisasi memicu perubahan perilaku, budaya serta gaya hidup masyarakat. Hal itu, menurut Heny, menjadi bagian faktor pemicu meningkatnya penyebaran virus HIV/AIDS di masyarakat.

Untuk menekan penyebaran virus HIV/AIDS, KPA Purbalingga, kata Heny, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan AIDS di Kabupaten Purbalingga.

"Tugas ini bukan hanya tanggungjawab KPA saja, tapi menjadi tanggungjawab seluruh komponen masyarakat untuk turut serta memerangi penyebaran virus HIV/AIDS, " kata Heny. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved