Jumat, 17 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Mahasiswa Indonesia di Perth Australia Diserang, Polisi Cari Pelaku dan Motifnya

Saya jadinya merasa ada sentimen rasial, tapi itu hanya perasaan saya, ya, jadi belum terbukti.

Editor: abduh imanulhaq
LONELY PLANET
Perth, Australia 

“Pada Rabu sekitar pukul 12 tengah malam, kami mendapat kabar soal kejadian itu, jadi itu ketika korban sudah mau pulang dari rumah sakit. Kami sudah menjenguk Pak Irwansyah pada Kamis pagi. Beliau sudah kembali ke rumah walau masih harus menjalani perawatan lanjutan,” terang Bramantya Dwiputra Widodo, Konsul Muda Penerangan Sosial dan Budaya.

Konsulat telah berkoordinasi dengan Kepolisian Australia Barat untuk penanganan kasus ini.

“Masih terlalu dini untuk mengambil kesimpulan motifnya, karena polisi WA (Australia Barat) masih menyelidiki ini. Yang jelas, daerah itu sebenarnya daerah yang aman,” ujar Bramantya kepada Australia Plus.

Hingga berita ini ditulis, Jemi mengaku masih kaget dan tak mengetahui motif penyerangan yang dialaminya.

"Saya terus terang nggak menyangka, nggak curiga sama sekali, karena memang juga tidak mencium bau alkohol. Mereka menyapa dulu. Lagipula, daerah rumah saya juga sebenarnya bukan daerah yang banyak kasus."

Ia merasa penyerangan itu memiliki motif lain di luar perampokan.

"Saya jadi bertanya-tanya, kenapa saya? Padahal mereka bawa mobil, kenapa menyerang saya yang berjalan kaki? Saya jadinya merasa ada sentimen rasial, tapi itu hanya perasaan saya, ya, jadi belum terbukti," tuturnya.

"Saya berharap kasus ini bisa terungkap dan pelakunya tertangkap," imbuhnya. (kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved