Rabu, 29 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kapal Terbakar

MENGENASKAN, Puluhan Korban Kapal Zahro Express Gosong Tak Bisa Dikenali Jasadnya

MENGENASKAN, Puluhan Korban Kapal Zahro Express Gosong Tak Bisa Dikenali Jasadnya. Mereka mengalami luka bakar 100 persen.

Editor: iswidodo
wartakota
Petugas gabungan mengevakuasi korban dari dalam kapal motor Zahro Express yang terbakar di dermaga Muara Angke, Jakarta Utara, Minggu (1/1/2017). Kapal tersebut mengalami kebakaran saat berada di laut pada jarak 1 mil sebelah Barat Muara Angke dengan 23 orang tewas. Warta Kota/henry lopulalan 

TRIBUNJATENG.COM - Mengenaskan. Itulah kondisi korban tewas kapal wisata Zahro Express yang dievakuasi ke Rumah Sakit Polri dr Soekanto, Kramatjati, Jakarta. Sebanyak 20 jasad korban sulit diidentifikasi karena gosong 100 persen.

"Sebanyak 20 orang sudah tak bisa dikenali jasadnya karena gosong," ujar Kepala Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana, Kabupaten Kepulauan Seribu, Edi Rudiyanto, Minggu (1/1).

Meski begitu polisi tetap akan berupaya mengidentifikasi jasad tersebut. "Nanti polisi yang akan mengidentifikasi, bisa dari gigi atau tulangnya," katanya.

Dari 23 orang korban meninggal dunia, baru tiga orang dapat diidentifikasi. Mereka yaitu Jeksen Wilhelmus, Masduki, dan Alia. "Dua korban tersebut berada di RS Atmajaya dan seorang di RS Cipto Mangunkusumo," tambahnya.

Suasana mencekam muncul ketika keluarga korban tewas mendatangi RS Polri. Seorang pria yang mengaku kehilangan keluarganya terus meneteskan air matanya ketika dilakukan pemeriksaan antemortem. "Padahal semalam baru sama saya," ucapnya seraya mengelap kedua matanya.

Keluarga korban kapal wisata Zahro Express belum dapat mengambil jenazah kerabatnya hingga pemeriksaan dan pencocokan usai dilakukan oleh Polri.

Kepala Bidang Dokter Kesehatan Polda Metro Jaya Komisaris Besar Jenderal Umar Shahab mengatakan, Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta Timur telah menerima 20 jenazah korban terbakarnya Zahro Express. Menurutnya, seluruh jenazah yang diterima dalam kondisi luka bakar 100 persen.

"Sebanyak 23 orang meninggal, 20 jenazah dibawa ke sini. Kondisi memprihatinkan, luka bakar. Atas petunjuk atasan harus dilakukan operasi DVI (disaster victim identification) untuk melakukan identifikasi," kata Umar.

Ambulans angkut korban kapal zahro yang terbakar
EVAKUASI - Ambulan mengangkut korban kapal motor Zahro Express yang terbakar di dermaga Muara Angke, Jakarta Utara, Minggu (1/1/2017). Kapal tersebut mengalami kebakaran saat berada di laut pada jarak 1 mil sebelah Barat Muara Angke dengan 23 orang tewas. Warta Kota/henry lopulalan

Menurutnya, diperkirakan waktu lama dan kesabaran bagi keluarga untuk menunggu proses identifikasi. Hingga saat ini, kata Umar, pihaknya masih menunggu keluarga yang datang untuk membawa data fisik terkait dengan korban.

Data penumpang Zahro Express masih simpang siur. "Bisa jadi manifes penumpang tidak akurat," kata Kepala Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi DKI Andri Yansyah.

KAPAL ZAHRO hangus terbakar
HANGUS- Bangkai kapal motor Zahro Express yang terbakar bersandar di dermaga Muara Angke, Jakarta Utara, Minggu (1/1/2017). Kapal tersebut mengalami kebakaran saat berada di laut pada jarak 1 mil sebelah Barat Muara Angke dengan 23 orang tewas. Warta Kota/henry lopulalan

Menurut data di syahbandar, kapasitas kapal 259 penumpang. Namun Andi mendapat data simpang siur soal jumlah penumpang sebenarnya. "Ada yang bilang 300 orang, ada 238 orang," kata Andri. Sedangkan izin berlayar yang diterbitkan syahbandar menyebut penumpang kapal sebanyak 100 orang.

Belum jelas umur kapal itu. "Sertifikasi kelayakan kapal itu yang mengeluarkan adalah syahbandar. Sebelum berangkat juga dicek izin berlayarnya, manifes, berikut umur kapalnya. Itu syahbandar yang tahu," kata Andri. (tribunjateng/cetak/den/gle/rio)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved