Empat Bangunan Sekolah di Kendal akan Dilewati Jalan Tol Semarang-Batang, Begini Solusinya
Empat Bangunan Sekolah di Kendal akan Dilewati Jalan Tol Semarang-Batang, Begini Solusinya
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dini suciatiningrum
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL – Ada empat SD dan satu SMP di Kabupaten Kendal terdampak proyek jalan tol Semarang–Batang. Satu diantaranya SD Negeri 2 Protomulyo yang terletak di Dukuh Penjalin, Kaliwungu Selatan.
Pada Tribun Jateng, Kepala Sekolah SDN 2 Protomulyo Kaliwungu Selatan, Temu Rahayu, mengungkapkan, proses sosialisasi terkait pembanguan tol yang memakan lahan sekolah milik desa tersebut sudah dilakukan sejak November 2016. Pengukuran lahan pun juga sudah dilakukan dinas terkait namun belum tahap pembayaran.
“Sampai saat ini masih dalam musyarawarah saja belum ada aktivitas pembangunan tol juga jadi tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah,” ujarnya, Selasa (24/1)
Meski demikian, lahan pengganti bangunan sudah disiapkan di Dukuh Ngampon dengan luas lahan 1.800 meter persegi. Lahan tersebut menurut Temu, lebih luas dari lahan sekolah yang dibangun sejak 1975 yakni 1.300 meter persegi. Kendati demikian dia belum tahu desain sekolah pengganti.
"Lahannya ditentukan desa sedangkan desain bangunan oleh pusat saya pun tidak tahu, tetapi jika nanti dibangun kami akan bentuk komite pengawas sehingga gedung sekolah yang baru sesuai yang diharapkan" imbunnya.
Temu berharap sebelum sekolah tersebut diratakan dengan tanah, bangunan sekolah pengganti sudah siap dipakai agar aktivitas di sekolah tidak terganggu. Namun hingga saat ini belum ada aktivitas pembangunan sekolah di lahan pengganti tersebut.
“Jangan sampai aktivitas pembangunan tol mengganggu kegiatan belajar mengajar apalagi April murid-murid sudah try out untuk menghadapi ujian di bulan Mei,” ujarnya.
Kabag Tata Pemerintahan Setda Kendal, Wahyu Hidayat mengatakan, selain SDN 2 Protomulyo, sekolah negeri yang terkena proyek Jalan tol Semarang Batang yakni, SDN 1 Sumbersari Ngampel, SDN 1 dan 2 Sumberagung Weleri serta SMPN 2 Pegandon di Ngampel.
Terkait ganti rugi, menurut Wahyu akan lebih baik jika diganti dengan dibuatkan gedung sekolah di tempat lain. Pasalnya, jika diganti dengan uang, akan merepotkan pihak sekolah karena harus mencari lahan dan membangun sendiri. Pembebasan lahan secara keseluruhan ditargetkan paling lama bulan Maret 2017. Dengan demikian, setelah bulan Maret nanti, maka sekolah yang terkena proyek tol itu harus sudah pindah tempat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sd-negeri-protomulyo-2-yang-berada-di-dukuh-penjalin-kaliwungu-selatan_20170124_171346.jpg)