Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Airport Corner

PERLU ANDA TAHU! Sekarang Penumpang Pesawat Tak Perlu Lama Antre Chek In

Branch Manager APS, Shinta Pamullasari mengatakan, sistem itu mempercepat waktu check in, sehingga kenyamanan di ruang check in

Penulis: ponco wiyono | Editor: Catur waskito Edy
tribunjateng/khoirul muzaki
PT Angkasa Pura 1 Bandara Internasional Ahmad Yani berkomitmen membersihkan lingkungan bandara dari segala bentuk praktik pungutan liar (pungli). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Pengguna Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang kini tidak perlu harus masuk dalam antrean lama saat hendak check in.

Kini, komputer di meja check in semua maskapai terintegrasi dalam Common Use in Check In System (CUCS) yang dikelola Angkasa Pura Supports (APS). Hal itu berbeda dengan sebelumnya, di mana sistem komputer di meja check in setiap maskapai masih terpisah.

Branch Manager APS, Shinta Pamullasari mengatakan, sistem itu mempercepat waktu check in, sehingga kenyamanan di ruang check in bisa tetap terjaga.

"CUCS ini bisa membantu maskapai yang di waktu-waktu tertentu ramai untuk memperbanyak meja check in dengan menggunakan komputer check in milik maskapai lain. Tentu tetap butuh SDM, tetapi setidaknya sistem baru ini mengurai antrean," katanya, Rabu (25/1).

Adapun, APS merupakan anak perusahaan dari Angkasa Pura I yang bergerak di bidang penyediaan barang dan/atau jasa secara umum, dan secara khusus terutama kepada perusahaan induk dalam rangka meningkatkan quality services pengelolaan bandar udara yang modern.

Dengan jumlah staf mencapai 300 orang, APS juga turut menyuplai tenaga terlatih bagi Aviation Security (AVSec).

Dalam kepengelolaan bandara modern, APS disebut Shinta bertanggung jawab atas semua sistem komputer di bandara.

Saat ini, sistem lain yang sudah diterapkan adalah passenger on ticket service. Sistem itu berkenaan dengan pajak bandara yang biayanya kini sudah termasuk dalam tiket.

"Dengan sistem ini, penumpang balita secara otomatis tidak akan dikenakan charge. Kelebihannya, penumpang tidak perlu membayar pajak bandara secara terpisah," tambah seorang staf APS, Fadhil Mumhammad.

Meski berhak untuk menggunakan sistem komputerisasi baru dalam kepengelolaan bandara, APS tetap berkoordinasi dengan AP I selaku perusahaan induk. APS yang juga menaungi pekerja di bidang teknisi listrik, mekanik, dan air bersih itu menjalankan kebijakan atas rekomendaasi AP I.

"Jadi kami bersinergi, apa yang menjadi kebijakan AP I, kami laksanakan," tutur Shinta. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved