KRONOLOGI Perkelahian Dua Kelompok ABG di Meteseh Tewaskan Seorang Remaja
KRONOLOGI Perkelahian Dua Kelompok ABG di Meteseh Tewaskan Seorang Remaja. Korban teridentifikasi sebagai Hamzah Dendi Arianto (16) warga Gemah Sari
Penulis: adi prianggoro | Editor: iswidodo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Seorang remaja pria atau ABG meregang nyawa di Tembalang seusai kejar-kejaran sepeda motor dan diduga terlibat tawuran antara dua kelompok. Korban teridentifikasi sebagai Hamzah Dendi Arianto (16) warga Gemah Sari Selatan, Pedurungan, Kota Semarang, Selasa (21/2/2017).
Korban mengalami luka serius di bagian kepala dan meregang nyawa di RSUD Ketileng atau RSUD Wongsonegoro.
Kejadian itu bermula ketika di halaman ruko Pandanaran Hills, Mangunharjo, Tembalang Kota Semarang, Hamzah Dendi Arianto (16) bersama teman-temannya bertemu dengan Hanafi. Mereka berniat mengeroyok Hanafi dan mengejarnya.
Karena sebelumnya Hanafi pernah memiliki masalah dengan Bagas (teman Hamzah). Kemudian Hamzah bersama teman-temannya yaitu Nando, Dani, Bagas, Panca, melakukan pengejaran terhadap Hanafi. Saat itu Hanafi sudah bersama kelompoknya yaitu Surya, Wawan, Marsono, Nando. Mereka dikejar hingga di Jalan Kedungmundu Raya.
Di lokasi itu terjadi perkelahian antara kelompok Hamzah lawan kelompok Hanafi. Kelompok Hanafi terpencar dan lari ke arah kampung Sendangguwo.
Dari perkelahian itu Hanafi mengalami luka sobek di bagian dahi. Kelompok Hamzah ada dua orang ditangkap aitu Panca dan Dani diamankan warga beserta Bhabin Sendangguwo Bripka Bayu dan anggota Intel Brig M Luthfi Hakim.
Dua orang itu dibawa ke Polsek Tembalang. Sedangkan Hanafi disarankan untuk melakukan pengobatan di RS Bhayangkara.
Setelah melakukan pengobatan Hanafi menuju ke Polsek Tembalang untuk laporan. Namun di Meteseh bertemu lagi dengan Hamzah bersama Nando yang saling mendendam. Mereka terjadi kejar-kejaran sepeda motor.
Karena kalah jumlah dan terpojok, kelompok Hamzah terjatuh bersama sepeda motor Beat ke pekarangan rumah warga, kira-kira sedalam 2 meter. Hamzah terluka. Kemudian warga melapor ke Polsek Tembalang.
Atas laporan itu, petugas Polsek Tembalang yaitu Aiptu Agus HP, Bripka Awang Sindu dan Brig Dedi Pratama mengecek TKP.
Di KTP tampak ada tubuh Hamzah (korban) terkapar. Kemudian petugas membawa korban di RSUD Ketileng untuk mendapat perawatan. Baru diketahui korban telah meninggal dunia, menurut keterangan dokter.
Polisi masih menyelidiki kasus ini dan mengejar sejumlah pelaku. (*)