Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Perbesar Kawasan Bongkat Muat, Pelindo Akan Ajukan Reklamasi Seluas 104 Hektar

Kepala Pelindo III‎ yang baru menjabat, Agus Hermawan, memaparkan rencana pihaknya untuk melakukan reklamasi di kawasan Terminal Samudera

Tayang:
Penulis: ponco wiyono | Editor: Catur waskito Edy
ponco wiyono
Kepala Pelindo III Cabang Semarang, Agus Hermawan 

Laporan wartawan Tribun Jateng, Ponco Wiyono

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Kepala Pelindo III‎ yang baru menjabat, Agus Hermawan, memaparkan rencana pihaknya untuk melakukan reklamasi di kawasan terminal samudera dan Terminal Peti Kemas Semarang(TPKS).

Menurut Agus, akan ada reklamasi di Kali Baru Barat, yang bertujuan untuk menunjang aktivitas bongkar-muat barang cair dan curah.‎ Reklamasi seluas 104 hektare itu akan berlangsung dalam dua sesi, masing-masing 22 hektare dan 82 hektare.

Sesi pertama seluas 22 hektare akan dilakukan pada tahun 2017. Agus mengatakan, saat ini pihaknya telah mengajukan izin reklamasi di Kementerian Perhubungan.

"Progresnya baru sampai izin dan mengurus amdal, sementara Kepala KSOP sendiri sudah mengirim rekomendasi ke Jakarta," kata Agus, pada Selasa (21/2).

Dikatakan, reklamasi ini diperlukan, guna mendukung aktivitas bongkar-muat barang-barang cair dan curah. Komoditas itu menjadi prioritas‎, lantaran pelindo melihat keduanya memiliki potensi yang cukup besar. Pada reklamasi seluas itu nantinya akan didirikan dua dermaga baru, storage tank, gudang, dan lahan penunjang lain.

"Untuk barang general cargo yang ramai di Tanjung Emas adalah pupuk dan barang project.‎ Sementara barang curah cair meliputi CPO, methanol, dan BBM, lalu barang curah kering antara lain batu split, batu bara, dan jagung," ungkap Agus yang baru menjabat sejak 1 Januari lalu.

Alasan lain, Agus mengatakan jika selama ini banyak terjadi antrean kapal. Menurutnya, memperbesar luas area untuk aktivitas bongkar-muat akan mempercepat waktu sandar kapal-kapal pengangkut. Agus mengungkapkan, selama ini terjadi antrean hingga dua kapal di satu titik. Efeknya, biaya yang dikeluarkan menjadi lebih besar.

‎Sementara untuk 82 hektare sisanya, akan dilakukan pada 2018 mendatang. Dalam proyek reklamasi sesi pertama, Pelindo III menganggarkan Rp 150 miliar, dan disebut Agus belum meliputi pembangunan fasilitas di atasnya.

"Kami menunggu sampai tambahan yang 22 hektare ini penuh,baru yang 82 hektare sisanya kami lanjutkan," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved