Kamis, 30 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Jamaah Umrah yang Ditahan Arab Saudi karena Guyonan Bom Boleh Pulang, Begini Sambutan Keluarga

Pada Kamis siang, keduanya sudah sampai di Jakarta dan disambut wakil Kementerian Luar Negeri.

Tayang:
Editor: abduh imanulhaq
IST/SURYA Tri Ningsih (dua dari kanan) dan Umi Widayani (dua dari kiri) berfoto sebelum berangkat ke Arab Saudi, beberapa waktu lalu. Tri Ningsih (dua dari kanan) dan Umi Widayani (dua dari kiri) berfoto sebelum berangkat ke Arab Saudi, beberapa waktu lalu. 

Mereka adalah Triningsih, warga Dusun Pilangsari, Desa Beji, Kecamatan Beji serta Umi, Lyan Widia (31), dan Mohammad Andono (60), warga Jalan Bendosolo, Desa Pogar, Kecamatan Bangil.

Keempatnya menjalankan ibadah umrah selama sembilan hari bersama 59 jamaah lain sesama pengguna jasa Sepinggan Travel.

11 Januari 2017 sekitar pukul 18.30, rombongan dijadwalkan pulang ke Indonesia.

Sebelum berangkat, Umi yang semula duduk bersama Andono mendadak tukar tempat karena ingin duduk bersama Tri.

Saat bersamaan, pramugari membantu Tri yang sedang menata tas di kabin.

Karena terasa sangat berat, pramugari menanyakan isi tas Tri itu.

Umi yang saat itu berada di sebelah Tri menjawab dengan bahasa indonesia.

"Kalau dari Arab ya bawa oleh-oleh, masa bawa bom."

Niatan Umi itu hanya ingin bercanda dengan pramugari tersebut.

Hal sepele justru jadi bumerang.

Pramugari melapor ke kokpit , lalu pilot Royal Brunei Airlines menghubungi petugas keamanan dan otoritas bandara.

Penerbangan pun di-delay.

Pilot minta ada screening atau pemeriksaan ulang untuk memastikan keberadaan bom itu.

Penumpang diturunkan dan dipindahkan ke ruang tunggu.

Di sisi lain, petugas bandara sibuk mencari keberadaan bom yang dikatakan Umi.

Mereka melalukan pencarian selama 15 jam.

Penerbangan ditunda dalam waktu yang sama.

Bahkan penumpang dibawa ke hotel bandara untuk istirahat.

Triningsih dan Umi selanjutnya ditahan kepolisian setempat untuk penyelidikan lebih lanjut atas guyonan bom itu.

Anak Umi, Lyan, memutuskan menunggui ibu dan tantenya di Jeddah, tidak ikut pulang bersama rombongan. (surya/galihlintartika)

Sumber: Surya
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved