Breaking News
Selasa, 7 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Anda Penunggak Bayar Listrik, Inilah Yang Akan Dilakukan PLN Kendal

Lebih lanjut, Alauddin, menambahkan apabila selama tiga bulan berturut-turut makan akan dilakukan pembongkaran Kwh meter.

Penulis: dini | Editor: Catur waskito Edy
KOMPAS.com/SRI LESTARI
Ilustrasi - Meteran listrik 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dini Suciatiningrum

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL -- PLN Rayon Kendal akan menindak tegas pelanggan listrik pascabayar yang menunggak dengan mengganti dengan meteran prabayar atau sistem pulsa.

"Jika pelanggan terlambat membayar listrik satu bulan maka akan diputus aliran listriknya, bila nunggak dua bulan beturut-turut maka akan diganti kwh meternya menjadi kwh meter prabayar setelah tunggakan listrik dibayar lunas," tegas Manajer PLN Rayon Kendal, Alauddin, Minggu (05/03/2017)

Lebih lanjut, Alauddin, menambahkan apabila selama tiga bulan berturut-turut makan akan dilakukan pembongkaran Kwh meter.

Dia mengatakan peraturan tersebut sebenarnya sudah ada sejak 2013 namun belum berjalan maksimal di Kendal.

Selain itu, menurut dia, penggantian meteran prabayar bisa mendidik masyarakat agar tertib melakukan pembayaran listrik tepat waktu.

"Peraturan tersebut tidak hanya berlaku bagi pelanggan listrik rumah tangga tetapi juga perusahaan, dan instansi pemerintahan," terangnya.

Wilayah cakupan PLN Rayon Kendal ada di sembilan kecamatan. Yakni kecamatan Kota Kendal, Patebon, Kaliwungu, Kaliwungu Selatan, Kecamatan Gemuh, Pegandon, Brangsong, Cepiring dan Ngampel.
dengan total pelanggan 103 ribu pelanggan.13 ribu pelanggan prabayar dan 90 ribu paska bayar.

Dengan tunggakan pelanggan paska bayar rata-rata 30 persen atau 27 ribu pelanggan tiap bulan

"Total tunggakan pasca bayar yang harus kami selesaikan mencapai Rp 1,2 miliar per bulan. Maka peraturan tersebut akan kami terapkan ke pelanggan pasca bayar yang kerap telat membayar dengan mengganti meteran prabayar saja,” jelasnya.

Kendati demikian, Alauddin meminta masyarakat tidak perlu risau Sebab, penggantian meteran listrik dari paska bayar ke prabayar ini masyarakat sama sekali tidak akan dipungut biaya tambahan atau pemasangan alias gratis.

Selain itu, masyarakat bisa mengelola sendiri pemakaian listrik yang dibutuhkan tanpa kuatir tunggakan.

“Pemasangannya gratis , masyarkaat hanya perlu membeli pulsa listrik yang akan dimasukkan ke meteran prabayar," paparnya.

Aturan tersebut disambut baik warga, Tarmujiono, misalnya, warga Desa Protomulyo, Kaliwungu Selatan ini justru senang bila bisa mengganti meteran paska bayar diganti dengan prabayar secara gratis.

Menurutnya, menggunakan listrik pra bayar justru bisa menghemat penggunaan dan pengeluaran listrik.

“Jika pasca bayar tetap terkena beban minimal meski tidak menunggak. Selain itu, sepertinya dengan meteran pulsa, bisa lebih hemat," ucapnya. (*).

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved