Modifikasi Cafe Racer Bikin Motor Tampil Beda, Lihat Kawasaki Ninja dan Honda GL Pro Ini!
Kawasaki Ninja 250 yang dipermak Brian menjadi cafe racer, membutuhkan waktu pengerjaan satu bulan.
Penulis: faisal affan | Editor: a prianggoro
TRIBUNJATENG.COM - Memodifikasi motor pabrikan untuk diubah menjadi gaya naked ala cafe racer, sudah dilakukan Brian Haksa Nova (22), sejak masih berkuliah di semester empat, tepatnya tahun 2013. Motor pertama kali yang diubah Brian menjadi cafe racer yakni, Honda Tiger.
Selang berjalannya waktu, Brian berganti motor Suzuki Thunder 250, dan yang terakhir dan masih digunakan yaitu, Kawasaki Ninja 250.
"Kalau dihitung sudah tiga kali saya ganti motor, dan yang sekarang ini Ninja 250," jelas Brian kepada Tribun Jateng, Senin (13/3) sore.
Brian bercerita, sebelum memilih gaya modifikasi cafe racer, ia sempat bingung untuk memilih modifikasi motor yang cocok dengan style-nya.
"Setelah saya pertimbangkan, bertanya sana sini tentang beberapa style motor custom, ternyata genre modif cafe race yang bisa membuat saya jatuh hati," bebernya.
Sebelum memodifikasi motor menjadi cafe racer, Brian mencari beberapa referensi model dari berbagai sumber. Satu di antaranya dari komunitas Cafe Racer Semarang. Di dalam komunitas ini, ia selalu mengajak diskusi beberapa anggota yang lain, tentang bentuk modifikasi yang diinginkannya.
"Kalau enggak, saya cari beberapa modifikasi di media sosial Instagram, tetapi paling enak kalau bisa diskusi bareng dengan teman-teman, yang sama memiliki style modifikasi ini," katanya.
Dari apa yang dikatakan Brian, genre motor cafe racer lahir di Britania Raya atau Inggris, dan lebih dikenal sebagai Ace Cafe London.
"Di Indonesia juga sekarang sudah ada komunitasnya, yang diberi nama Cafe Racer Indonesia yang skalanya nasional," ucapnya.
Modifikasi cafe racer identik dengan roda donat, lampu bundar, stang jepit, underbone, dan jok hornet atau ekor tawon, serta memiliki rangka yang memanjang.
"Saat melakukan modifikasi, beberapa bagian harus pesan khusus ke bengkel, karena tidak ada di pasaran, misalnya bagian rangka," tutur Brian.
Ia menambahkan, genre modifikasi motor cafe racer dengan Japstyle, perbedaanya hanya pada setang dan jog. Modifikasi cafe racer ini mengacu pada motor balap yang ada di Eropa, pada era tahun 1960-an.
Kawasaki Ninja 250 yang dipermak Brian menjadi cafe racer, membutuhkan waktu pengerjaan satu bulan.
"Untuk mendapatkan hasil seperti ini, minimal menyiapkan dana Rp 2 juta," katanya.
Selama menunggangi motor Cafe Racer, Brian sudah pernah touring bersama teman-teman satu komunitasnya hingga ke Solo dan Jogja.
Sementara itu, Fahrie Maulana (28), yang memoles Honda GL Pro menjadi tampilan cafe racer, mengantongi bekal informasi tentang model motor dari media internet.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/naked-cafe-race_20170315_105600.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/naked-cafe-race_20170315_110113.jpg)