Desa Pandai OJK Pertama di Indonesia Ternyata Ada di Kudus, Ini Video Peluncurannya
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional III Jateng - DIY meluncurkan Desa Pandai OJK di halaman SMPN 4 Bae, Kudus, Senin (3/4).
Penulis: yayan isro roziki | Editor: iswidodo
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional III Jateng - DIY meluncurkan Desa Pandai OJK di halaman SMPN 4 Bae, Kudus, Senin (3/4).
Ini merupakan peluncuran 'Desa Pandai OJK' untuk pertama kalinya, tak hanya untuk wilayah Jawa Tengah (Jateng), melainkan di Indonesia.
Bupati Kudus, Musthofa, mengatakan launching 'Desa Pandai OJK' memang bertempat di Karangbener. Namun demikian, bukan berarti hanya untuk desa tempat peluncuran saja, melainkan untuk seluruh 123 desa dan sembilan kelurahan di Kudus.
"Total ada 132 desa/kelurahan di Kudus. Launching memang di sini, tapi pada akhir April nanti, saya berharap semua desa/kelurahan sudah menjadi 'Desa Pandai OJK'. Untuk mendorong itu, dalam lomba desa, indikator laku desa pandai, mempunyai poin penilaian dengan porsi yang cukup besar," kata Musthofa.
Disampaikan, laku 'Desa Pandai OJK' guna mempersiapkan anak bangsa menjadi cerdas dan hidup terencana. Menurut dia, melek literasi keuangan menjadi kunci orang hidup sukses. "Teman-teman pasti sudah paham, kalau hidup tanpa perencanaan yang baik, tak akan bisa sejahtera," ucap dia.
Ia berharap, peluncuran 'Desa Pandai OJK' di Desa Karangbener ini, akan menginsipirasi daerah lain untuk hal yang sama. Menurut dia, Kudus telah menerapkan elektronifikasi keuangan untuk berbagai hal. Semisal, dalam bidang pembayaran pajak, pembayaran retribusi pasar, dan lainnya.
Desa Karangbener sebagai tempat peluncuran 'Desa Pandai OJK' karena tingginya produktifitas dan angka melek literasi keuangan masyarakatnya. (Tribun Jateng/Yayan Isro' Roziki)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/desa-pandai-ojk-di-kudus-pertama-di-indonesia_20170403_203821.jpg)