Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Balita Hilang Itu Hanya Bisa Berbahasa Inggris, Kapolsek: Ibunya Ambruk dan Menangis

Balita Hilang Itu Hanya Bisa Berbahasa Inggris, Kapolsek: Ibunya Ambruk dan Menangis

Penulis: Daniel Ari Purnomo | Editor: iswidodo
tribunjateng/daniel ari purnomo
Kapolsek Banyumanik Kompol Retno Yuli dan Ananda balita yang hilang dan ditemukan di Mapolsek, Rabu 4 April 2017 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Muhammad Ananda (4) sempat memikat perhatian para petugas Polsek Banyumanik, khususnya polisi wanita (polwan).

Celoteh balita yang sempat hilang dari pengawasan orangtua itu seakan menjadi hiburan tersendiri bagi petugas. Uniknya, dia berceloteh menggunakan bahasa inggris.

Nanda, sapaan balita itu, semula ditemukan Sulistyo, di kawasan Jalan Durian, Pedalangan Banyumanik, Rabu (5/4/2017) pukul 11.00 WIB. Bocah itu mondar-mandir sendirian.

Ibunda menemui balitanya yang sempat hilang, di Mapolsek Banyumanik Kota Semarang, Rabu 5 April 2017
Ibunda menemui balitanya yang sempat hilang, di Mapolsek Banyumanik Kota Semarang, Rabu 5 April 2017 (tribunjateng/daniel ari purnomo)

"Setelah ditemukan warga setempat, dek Nanda lalu dibawa ke Mapolsek Banyumanik. Warga kesulitan berbicara dengan bocah itu," ungkap Kapolsek Banyumanik, Kompol Retno Yuli.

Kali pertama datang, balita itu irit bicara. Nanda hanya berlarian di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Nanda pun bermain di ruang Kapolsek.

"Lari-lari masuk ruangan saya, ambil permen. Toples roti hampir pecah kebanting, berkas-berkas juga berhamburan. Namanya juga anak-anak, saya maklumi saja," terang Retno.

Retno pun berinisiatif menyebar foto dan informasi penemuan balita hilang itu ke sejumlah grup Whatsapp Messengger, yang diikutinya. Dalam sekejap, informasi itu pun viral di media sosial Facebook, maupun lini massa Twitter.

Selang sekitar satu jam, ada seorang wanita datang ke Mapolsek Banyumanik. Ia mengaku sebagai ibunda Nanda.

Nama wanita itu Wida warga Jalan Durian Utara III Pedalangan, Banyumanik Kota Semarang.

"Pas datang dan melihat Nanda, ibunya langsung ambruk dan menangis di pintu. Mungkin lega ya, si anak sudah ketemu. Langsung dipeluk erat si Nanda, saya turut lega juga," kata Retno.

Keterangan ibunda, Nanda meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan sang bunda. Balita itu mengenakan kaus dan celana pendek warna biru.

Retno pun baru tahu kalau Nanda merupakan anak berkebutuhan khusus. Informasi itu dibeberkan oleh sang ibunda.

"Selain berkebutuhan khusus, ternyata Nanda dibiasakan berkomunikasi menggunakan bahasa inggris saat di rumah. Saya cuma yes no yes no tadi waktu berbicara, sebelum berjumpa dengan ibunya," seloroh Retno.

Kini Nanda sudah ditemukan dengan sang ibunda. Retno pun berpesan selalu awasi dan jaga anak bagi para orangtua. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved