FIB Undip Gelar Bedah Buku Tionghoa Dalam Keindonesiaan
Penulisan buku ini dimaksudkan untuk lebih saling mengenal di antara sesama komponen anak bangsa
Penulis: rival al manaf | Editor: muslimah
Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Undip bekerja sama dengan Yayasan Nabill menggelar bedah buku Tionghoa Dalam Kekndonesiaan : Peran dan Kontribusi Bagi Pembangunan Bangsa, Rabu (4/5/2017) di gedung ICT Centre Undip Tembalang.
Seminar yang dimoderatori Prof Agus Maladi Irianto, ini juga menghadirkan pembicara guru besar ilmu sejarah Fakultas Ilmu Budaya Undip Prof Singgih Tri Sulistiyono, Guru Besar Ilmu Filsafat Fakultas Ilmu Budaya Undip Prof Iriyanto Widisuseno dan Pengurus Perkumpulan Sosial Boen Hian Tong Semarang Harjanto Halim.
Rektor Undip, Yos Johan Utama dalam sambutannya menuturkan bahwa melalui seminar nasional dan peluncuran buku, diharapkan mampu untuk mengungkap peran dan kontribusi Tionghoa Indonesia bagi pembangunan bangsa.
Perwakilan dari Yayasan Nabil, Didi Kwartanada mengatakan gagasan terciptanya buku ini lahir dari belum banyaknya karya yang mengulas sksistensi dan aktivitas etnis Tionghoa secara komprehensif, sehingga muncul anggapan seolah-olah etnis Tionghoa bukan bagian integral dari bangsa dan negara Indonesia.
"Penulisan buku ini dimaksudkan untuk lebih saling mengenal di antara sesama komponen anak bangsa yang apada akhirnya akan berdampak positif pada proses nation building kita," jelas Didi Kwartanda seperti dikutip dalam press release yang dikirim Humas Undip.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/undip_20170405_133601.jpg)