Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Mencekam, Video Satu Keluarga Ditembaki Polisi Hingga Menyebabkan Satu Tewas, 6 Luka-luka

Peristiwa penembakan yang dialami satu keluarga saat coba menghindari razia Polisi di Lubuk Linggau membuat heboh media sosial

Editor: muslimah
Kolase Sripoku
Video suasana pasca mobil sedan Honda City ditembaki polisi 

TRIBUNJATENG.COM - Peristiwa penembakan yang dialami satu keluarga saat coba menghindari razia Polisi di Lubuk Linggau membuat heboh media sosial.

Pasca beberapa pengguna Facebook mengupload video detik-detik kejadian yang menimpa keluarga tersebut.

Video yang diupload oleh Eko Prasetyaji, memperlihatkan dengan jelas bagaimana peristiwa yang menimpa satu keluarga ketika mencoba menghindari razia Polisi.

Dimana para masyarakat yang menyaksikan kejadian tersebut langsung beramai-ramai mengerumuni lokasi kejadian, terlihat juga korban yang tertembak saat dikeluarkan dari dalam mobil.

‎Satu keluarga terkena tembakan polisi saat berada di dalam mobil.

Penembakan itu terjadi lantaran pengemudi mobil menghindari razia.

Polisi yang curiga langsung mengejar dan melepaskan tembakan ke arah mobil.

Di dalam mobil ternyata sarat penumpang mulai dari anak kecil hingga orang tua.

Satu keluarga nyaris tewas dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif karena mengalami luka tembak lantaran di duga nekat menerobos razia petugas Mapolres Lubuklinggau pada hari Selasa (18/7/2018), sekira pukul ‎11.30 WIB‎.

Peliputan wartawan Tribun Sumsel, Eko Hepronis di lapangan diketahui bahwa penumpang mobil tersebut berasal dari Desa Belitar, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu.

Satu orang nyaris tewas yakni Gatot Sundari (29) mengalami luka tembak dibagian punggung, Indra (35), mengalami luka tembak dibagian tangan tembus, Novianti (31), mengalami luka tembak bagian lengan sebelah kanan.

Lalu Dewi Arlina (39) ‎mengalami luka tembak lengan bagian sebelah kiri tembus, Genta Wicaksono bocah usia (3) mengalami luka dibagian telinga sebelah kiri‎.

Sedangkan Galih bocah usia (6) tidak mengalami luka apa-apa.

Sementara Surini (50) harus mengalami nasib naas dan di duga tewas ditempat ‎karena mengalami luka tembak di bagian paha kiri satu lubang, luka perut sebelah kiri, dan tiga luka tembak dibawah payu dara sebelah kanan.

Satu keluarga tersebut berangkat dari Desa Blitar, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu dengan menggendarai mobil ‎honda City dengan nomor polisi (nopol) BG 1488 ON hendak menghadiri hajatan keluarganya di Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Mura.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved