Kisah Pengidap HIV Yang 4 Kali Coba Bunuh Diri, Kini Malah Jadi Motivator
Enam belas tahun yang lalu bisa jadi adalah saat-saat paling terpuruk bagi lelaki --sebut saja bernama Crybie (38).
Di 2005, kadar CD4, jenis sel darah putih yang diserang virus HIV, bahkan sampai 13 .
Padahal, normalnya bisa 800 lebih.
"Saat itu saya sempat lumpuh dan amnesia. Dokter memvonis hidup saya tinggal dua minggu," katanya.
Segala terapi pernah ia coba dan gagal.
Ia pun masih menggunakan narkoba.
Kemauan Sendiri
Ia baru berhenti mengonsumsi napza setelah ibunya memberi nasihat yang bisa menyembuhkan adalah kehendak dari diri sendiri.
"Akhirnya saya sadar dan bertekad sembuh. Saya mencoba menerima keadaan. Saya yakin ada rahasia Tuhan di balik semua ini," ujarnya.
Kini, ia aktif memotivasi pada penderita HIV/AIDS.
Ia menjadi salah satu motivator bagi pecandu narkoba agar segera lepas dari jeratan narkoba.
Bagi para pengidap HIV/AIDS, ia meminta agar bijaksana.
"Terbuka dengan orang terdekat dan orang yang disayang. Jaga kondisi diri dan pasangan, jangan menularkan pada yang lain cukup di diri kita saja," ucap bapak satu anak ini. ( Fatimatuz Zahro)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/odha-hivaids-hiv_20170503_222050.jpg)