Begini Syarat Kredit Kreasi Pakai BPKB di Pegadaian
Pinjaman dana dari produk konvensional kredit agunan fidusia (Kreasi) PT Pegadaian paling diminati masyarakat yang membutuhkan pinjaman dana.
Penulis: m zaenal arifin | Editor: iswidodo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pinjaman dana dari produk konvensional kredit agunan fidusia (Kreasi) PT Pegadaian paling diminati masyarakat yang membutuhkan pinjaman dana. Hal itu terlihat dari pertumbuhannya yang paling tinggi dibanding produk Pegadaian lainnya termasuk produk syariah.
Dari data year on year (YoY), produk Kreasi dengan agunan Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) mobil dan motor, mencapai Rp 192,6 miliar pada April 2017 atau tumbuh 42,22 persen dibanding April 2016 yang tercapai Rp 135,4 miliar.
"Pencapaian Kreasi melebihi produk lainnya seperti KCA (kredit cepat aman) dan produk syariah seperti Arrum Haji, Rahn dan Arrum BPKB," kata Kepala PT Pegadaian Kanwil Semarang, Mulyono, Sabtu (27/5).
Pegadaian terus meningkatkan pencapaian produk Kreasi tersebut. Untuk memberikan keuntungan lebih kepada masyarakat, Pegadaian menggelar program Ketupat Lebaran pada Ramadan ini.
Kredit Kreasi dengan pinjaman maksimal Rp 250 juta itu, dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan dana masyarakat untuk keperluan pada Ramadan dan Lebaran ini.
"Selama Ramadan ini, nasabah yang akan mengambil pinjaman melalui produk Kreasi, bebas administrasi sampai Rp 100 ribu. Kalau hari biasa, dikenakan biaya administrasi 1 persen dari total pinjaman," jelas Mulyono.
Mulyono tidak memberikan target pencapaian program tersebut. Hanya saja, dari program ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam menyiapkan dana untuk keperluan saat Ramadan dan Lebaran.
Syarat yang harus dipenuhi bagi pemohon pinjaman Kreasi yaitu melampirkan fotocopy KTP, fotocopy KK, fotocopy surat nikah, fotocopy STNK, menyerahkan BPKB kendaraan.
Humas PT Pegadaian Kanwil Semarang, M Slamet Hartono menuturkan, pencapaian produk konvensional Kreasi paling tinggi dibanding produk syariah.
Untuk produk syariah Rahn, hanya tumbuh 13,09 persen dari Rp 214,8 miliar pada April 2016 menjadi Rp 242,9 miliar pada April 2017.
"Sedangkan produk syariah Arrum BPKB tumbuh cukup tinggi yaitu 25,18 persen dari Rp 10,19 miliar menjadi Rp 12,75 miliar. Tapi masih jauh dari Kreasi," paparnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pegawai-pegadaian-melayani-nasabah-dalam-expo-di-hotel-aston-semarang_20170528_121517.jpg)