Ramadan 2017
Belum Ada Daerah di Kabupaten Semarang yang Ideal untuk Cocok Tanam Bawang Putih
Belum Ada Daerah di Kabupaten Semarang yang Ideal untuk Cocok Tanam Bawang Putih
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Semarang, Urip Triyogo mengatakan kenaikan harga bahan pokok khususnya bawang putih dikarenakan kabupaten berslogan Bumi Serasi ini belum memiliki daerah khusus penghasil bawang putih.
Pihaknya masih melakukan pendataan wilayah yang bisa digunakan untuk penanaman atau daerah penghasil bawang putih.
"Selama ini yang kami tahu memang belum ada wilayah di Kabupaten Semarang yang cocok untuk ditanami bawang putih. Namun kami masih terus mengkaji," tuturnya, Minggu (28/5/2017).
Urip menambahkan apabila ada wilayah di Kabupaten Semarang yang bisa digunakan untuk penanaman bawang putih, maka bisa membantu untuk menurunkan harga yang komoditi kebutuhan pokok ini di pasaran.
"Kalau bisa menanam dan memproduksi sendiri, otomatis kami tidak khawatir dan harganya pasti juga akan stabil," katanya.
Sebelumnya diberitakan bahwa anggota DPRD Kabupaten Semarang ingin Pemkab Semarang melakukan tindakan seperti razia pasar untuk menekan harga bahan pokok termasuk bawang putih yang melonjak memasuki bulan ramadan.
"Kami ingin Pemkab melakukan kajian wilayah mana yang bisa dijadikan penghasil bawang putih. Saya yakin pasti ada karena bawang merah saja bisa tumbuh subur di Kabupaten Semarang," papar anggota DPRD Kabupaten Semarang, Asof
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kampoeng-kopi-banaran_20170528_140201.jpg)