Kisruh Tabungan Siswa
Tabungan yang Sulit Dicairkan Siswa SDN 3 Prambatan Lor Dibawa Kepala Sekolah
Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Kasmudi, menyebut, tabungan siswa yang tak bisa dicairkan dibawa kepala sekolah.
Penulis: yayan isro roziki | Editor: rika irawati
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Kasmudi, menyebut, kisruh pencairan tabungan siswa merupakan tanggung jawab penuh kepala sekolah.
"Ini mencoreng program gemar menabung bagi siswa yang dicanangkan bupati," tutur dia.
Menurut Kasmudi, ada 133 siswa di sekolah tersebut yang menabung. Dana yang terkumpul mencapai Rp 65 juta.
Menurut dia, keseluruhan uang tersebut dibawa Kepala SDN 3 Prambatan Lor, Wara Sri Hartati.
"Seluruh uang dibawa secara pribadi oleh kepala sekolah, tidak kolektif disetorkan ke lembaga keuangan resmi," ucap Kasmudi.
Sebelumnya, puluhan wali murid dan orangtua siswa SDN 3 Prambatan Lor, Kecamatan Kaliwungu, menggeruduk sekolah tersebut, Selasa (20/6/2017). Mereka kesal karena kesulitan mengambil tabungan anak-anak mereka di sekolah tersebut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sdn-3-prambatan-kudus_20170620_152455.jpg)