Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Harga Bunga Naik 10 Kali Lipat di Pasar Bandungan

Menjelang Lebaran, harga bunga mawar se-harga emas, karena harganya mencapai Rp 350 ribu hingga Rp 450 ribu per oncot.

Tayang:
Penulis: suharno | Editor: a prianggoro
Tribun Jateng/Suharno
Pedagang bunga mawar di Pasar Bandungan, Kabupaten Semarang, panen rezeki jelang Lebaran. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Banyaknya masyarakat yang berbelanja menjelang Lebaran membuat sejumlah kebutuhan pokok mengalami kenaikan seperti daging sapi, ayam hingga bawang putih.

Tidak hanya kebutuhan pokok saja yang mengalami kenaikan. Masyarakat juga harus merogoh kantong lebih dalan untuk membeli bunga mawar saat Lebaran.

"Menjelang Lebaran seperti sekarang ini, harga bunga mawar diistilahkan se-harga emas," kata pengepul bunga mawar, Yuhdi (45) yang berasal dari Pakis, Kabupaten Magelang saat ditemui di Pasar Bandungan, Kabupaten Semarang, Sabtu (24/6/2017).

Yuhdi menjelaskan jika hari biasa bunga mawar dijual kisaran Rp 15.000 per keranjang serta Rp 30.000 per-oncot (serupa dengan karung tanpa jahitan dan satu oncot setara dua keranjang).

Menjelang Lebaran, harga bunga mawar dikatakan Yuhdi, se-harga emas, karena harganya mencapai Rp 350 ribu hingga Rp 450 ribu per oncot tergantung kualitasnya.

"Namun kalau bunga dalam oncot bercampur dengan mahkota bunga yang rontok, biasanya hanya laku Rp 300 ribu," sambungnya.

Yuhdi menambahkan dia membeli bunga mawar dari para petani di sejumlah desa yang ada di Kecamatan Bandungan untuk dikirim ke Ngawi, Jawa Timur.

Sebenarnya di Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, dikatakannya juga ada petani bunga mawar. Namun di Bandungan, produksi bunga mawarnya jauh lebih melimpah.

Tingginya harga bunga mawar di Bandungan meski produksinya melimpah, dipaparkan Yuhdi lantaran jumlah permintaan yang juga melimpah.

Menurutnya, banyak pengepul dari wilayah lain yang datang untuk membeli lalu dijual lagi di wilayahnya atau dikirimkan ke daerah lain.

Saat momen Lebaran ini, ditambahkan Yuhdi, masyarakat mencari bunga mawar untuk melakukan ziarah ke makam keluarga atau kerabatnya.

Petani bunga dari Desa Gintungan, Kecamatan Bandungan, Mujinah (34), membenarkan adanya kenaikan hingga 10 kali lipat harga bunga mawar.

Untuk memenuhi permintaan hari raya Idul Fitri para petani, dikatakannya telah mengupayakan strategi pembudidayaan tanaman bunga mawar ini, di sela-sela menanam sayur-sayuran.

Beberapa bulan sebelum memasuki Ramadan, Mujinah menjelaskan petani mengintensifkan perawatan dengan pemupukan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved