Destinasi Wisata
Kali Bladon Kendal Kini Tak Seramai Saat Viral
Suasana tempat wisata Kali Bladon, Brangsong, Kendal yang pernah sempat viral, pada hari H+3 masih sepi
Penulis: faisal affan | Editor: bakti buwono budiasto
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Faizal M Affan
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Suasana tempat wisata Kali Bladon, Brangsong, Kendal yang pernah sempat viral, pada hari H+3 Lebaran 1438 Hijriyah yang jatuh pada hari ini (28/06/2017) tampak ada beberapa pengunjung yang datang
Kondisi akses masuk menuju lokasi wisata swafoto ini juga masih belum diperbaiki, nampak masih banyak genangan air dan batu-batu kerikil di jalan.
Seperti yang pernah diberitakan Tribun Jateng pada bulan Maret 2017, sungai irigasi ini pernah sempat viral di media sosial.
Keadaan sepanjang jalan setapak Kali Bladon juga sudah dipenuhi banyak rumput yang menjulang ke atas, walaupun sudah di paving block.
Baca: Masjid Agung Kendal Jadi Alternatif Tempat Beristirahat Pemudik
Namun, beberapa bagian rumput juga sudah sempat dibersihkan oleh warga sekitar sungai ini.
Fasilitas yang berada di sini sudah terlihat memadahi. Adanya toilet, tempat parkir mobil dan motor, dan tiga gazebo di atas sawah sudah menjadi pelengkap tempat wisata ini.
Volume air yang berada di sawah sekitar sungai irigasi juga mulai sedikit surut, terlihat dari permukaan sawah yang mulai bisa dilihat dengan mata telanjang.
Bangunan yang semestinya akan digunakan sebagai warung makan bagi pengunjung juga belum nampak aktifitasnya. Jendela yang belum diberi kaca dan beberapa material bangunan yang masih berada di sekitarnya, menjadi tanda bangunan ini belum digunakan.
Hal tersebut diakui oleh Syarif selaku pengelola Kali Bladon.
a mengatakan pembangunan sarana ada beberapa yang mandek, karena pihak ketiga selaku pemegang proyek menghentikan sementara.
"Pihak ke ketiga yang memegang pembangunan warung makan ini sementara belum dilanjutkan, karena alasan tertentu. Tapi kami selaku pengelola akan tetap menggunakan semaksimal mungkin, demi menyambut pengunjung di musim libur Lebaran," ungkapnya.
Selama satu bulan sebelum lebaran, atau saat puasa ramadan, tempat ini sementara tak beraktifitas seperti biasanya. Yang biasanya ada penjaga tiket dan pemandu yang diambil dari para pemuda kampung sekitar, juga tak beraktifitas saat puasa ramadan.
"Katanya mereka ingin fokus puasa dahulu. Sebab jumlah kunjungan selama ramadan juga terus menurun," ungkapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kali-blandon_20170628_172530.jpg)