Penumpang Feri Tercebur ke Selat Bali

Pihak keluarga dan rombongan dari Pasuruan tersebut, masih menunggu untuk mendapatkan kabar terbaik dari Tim SAR.

Penumpang Feri Tercebur ke Selat Bali
GOOGLE
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM- Seorang penumpang kapal feri bernama Mahbub berusia 18 tahun tercebur ke laut saat akan menuju ke Pelabuhan Gilimanuk dari Ketapang, Rabu (26/6/2017). Kejadian tersebut dikatakan General Manager PT ASDP Ketapang, Elvi Yoza.

"Iya kejadian dini hari tadi, satu orang tercebur dari Kapal Ferry," jelas Elvi saat dikonfimasi kemarin.

Menurutnya kejadian itu disebabkan karena kapal sempat goyang terkena ombak yang cukup besar. Korban yang berada di pinggir dek kapal jatuh terpeleset dan tercebur ke laut karena tidak siap berpegangan saat ada ombak datang.

Korban merupakan satu diantara rombongan penumpang bus dari Pasuruan, Jawa Timur untuk jalan-jalan ke Bali usai Lebaran. Elvi Yoza menjelaskan korban masih belum dapat ditemukan.

Jelas Elvi, pihak keluarga dan rombongan dari Pasuruan tersebut, masih menunggu untuk mendapatkan kabar terbaik dari Tim SAR.

"Keluarga sudah bersama kami menunggu perkembangan," kata dia.

Buntut dari insiden tersebut Kapal Mutiara Alas III diberi sanksi untuk tidak melakukan pelayaran sementara. "Kita berhentikan dulu. Ini tadi masih berlayar. Ini sanksi bagi mereka yang lalai dalam menjalankan tugas keselamatan penumpang," ujar Arief Muljanto, Kepala OPP Gilimanuk.

Penyelidikan ini, kata Arief, dilakukan untuk mengetahui kronologis insiden terjatuhnya penumpang kapal asal Desa Semare, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan itu.

Jika terbukti ada kelalaian dari awak kapal milik PT. Atosim Pelayaran ini akan diberi sanksi lanjutan. Sanksinya bisa berupa pencabutan izin berlayar bagi kapal tersebut.

"Kita akan cabut izinnya kalau memang mereka lalai," tambahnya.

Halaman
12
Editor: a prianggoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved